Pemodelan Jumlah Kasus Penyakit Tetanus Neonatorum di Jawa Timur Tahun 2012 dengan Geographically Weighted Zero-Inflated Poisson Regression (GWZIPR)

Ratih Kumala Puspa Nusantara, Purhadi Purhadi
Submission Date: 2015-02-04 17:09:09
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


Regresi Poisson adalah pemodelan pada data count yang berdistribusi Poisson. Banyaknya pelanggaran asumsi kesamaan mean dan variansi pada regresi Poisson dapat terjadi karena banyaknya nilai nol pada data. Salah satu metode untuk menganalisis banyaknya nilai nol (lebih dari 50%) pada data count adalah dengan regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP) yang menghasilkan penaksir parameter bersifat global. Akan tetapi data spasial dari berbagai lokasi mewakili perbedaan kondisi di setiap lokasi. Hal itu dapat dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat, kondisi geografis dan ekonomi sebagai gambaran adanya faktor spasial. Penelitian ini menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penyakit Tetanus Neonatorum di  seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi penyumbang kasus Tetanus Neonatorum terbanyak kedua di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pengembangan dari regresi ZIP yang telah memperhitungkan faktor spasial yang disebut Geographically Weighted Zero-Inflated Poisson (GWZIPR). Pola persebaran data ini mengikuti distribusi Poisson dengan dengan mean sebesar 0,76 dan proporsi nilai nol 76,31%.  Penaksiran parameter model GWZIPR dilakukan dengan metode MLE dan diselesaikan menggunakan algoritma Ekspektasi-Maksimalisasi (EM). Pembobot fungsi yang digunakan adalah kernel Adaptive Bisquare menunjukkan bahwa semua parameter berpengaruh pada semua kabupaten/kota.

Keywords


Geographically Weigted Zero-Inflated Poisson;Maximum Likelihood Estimation;Tetanus

References


Budiarso, L. R. (1983). Sebab Kematian Bayi dan Anak Balita Survei Kesehatan Rumah Tangga 1980. Buletin Penelitian Kesehatan , Vol XI no 1.

[Kemenkes RI]. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2012). Eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal. Jakarta: Jendela Data dan Informasi Kesehatan.

Amaliana, L., & Drs. Purhadi, M. (2014). Model Geographically Weighted Zero Inflated Poisson Regression (Studi Kasus: Jumlah Kasus Penyakit Kaki Gajah(Filiaris) di Provinsi Jawa Timur tahun 2012). Surabaya: ITS press.

Cameron, A. C. (2005). Microeconometrics, Methods and Applications. New York: Cambridge University Press.

Greene. (2003). Econometrics Analysis, 5th Edition. New Jersey: Prentice Hall.

Khosghoftar, Gao, & Szabo. (2004). Comparing Software Fault Predictions of Pure and Zero-Inflated Poisson Regression Models. International Journal of System Science , Vol. 36, No. 11, hal.705-715.

Myers, M. V. (1990). Generalized Linear Model with Applications in Engineering and Sciences,2th Edition. New Jersey: John Wiley & Sons.

Gujarati, D. N. (2004). Basic Econometrics, 4th Edition. New York: The McGraw-Hill Companies.

Propastin, M. K. (2008). Application of Geographically Weighted Regression to Investigate the Impact of Scale on Prediction Uncertainty by Modelling Relationship between Vegetation and Climate. International Journal of Spatial Data Infrastructures Research vol 3 , 73-94

Fotheringham A S, C. M. (1997). Geographically Weighted Regression: a Natural Evolution of the Expansion Method for Spatial Data Analysis. Environment and Planning A 1998 vol 30 , 1905-1927.

[Depkes RI]. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1993). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.