Migrasi Domain Kedalaman Menggunakan Model Kecepatan Interval Dari Atribut Common Reflection Surface Studi Kasus Pada Data Seismik Laut 2D

Ahmat Dafit Hasim Asrori, Bagus Jaya Santosa
Submission Date: 2015-02-05 07:51:35
Accepted Date: 2015-03-16 09:16:43

Abstract


Model kecepatan dalam proses pengolahan data seismik merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan. Model kecepatan seismik ini diperlukan dalam proses migrasi untuk merubah data seismik terekam menjadi gambar struktur bawah permukaan, oleh karena itu model kecepatan seismik sangat menentukan kualitas penampang seismik hasil pengolahan. Model kecepatan ini tidak bisa didapatkan langsung dari akusisi data di lapangan sehingga diperlukan metode tertentu untuk mendapatkannya. Pada penelitian ini dilakukan penentuan model kecepatan dalam domain kedalaman menggunakan inversi tomografi dari atribut gelombang normal incident point kinematik dari proses CRS. Penelitian dimulai dengan pencarian atribut  kinematik  untuk mendapatkan  stack  CRS dengan parameter terbaik. Dari data CRS stack tersebut ditentukan informasi mengenai waktu tempuh gelombang normal, lokasi kemunculan sinar, turunan spasial pertama dari waktu tempuh atau perlambatan, dan turunan spasial kedua dari waktu tempuh sesuai dengan posisi reflektor. Keempat informasi tersebut direkonstruksi dengan pemodelan inversi untuk mendapatkan model kecepatan bawah permukaan untuk kemudian dilakukan migrasi pada domian kedalaman. Selain itu pada penelitian ini juga dilakukan analisa kecepatan seperti metode konvensional pada umumnya dan kemudian dibandingkan hasilnya. Hasil yang didapat memperlihatkan penampang stack CRS memiliki kemenerusan reflektor yang baik dan jumlah artefak yang sedikit dibandingkan penampang stack konvensional. Proses inversi tomografi dilakukan dengan 13 kali iterasi untuk mendapatkan nilai eror terkecil yaitu sebesar 0.034. Model kecepatan hasil dari proses inversi tomografi setelah dilakukan migrasi dalam domain kedalaman memiliki hasil penampang yang lebih jelas dan memiliki reflektor yang lebih menerus dibuktikan dengan gather seismic yang lebih flat dan eror residu yang lebih mendekati nol jika dibandingkan dengan penampang migrasi menggunakan model kecepatan dari proses konvensional.


Keywords


Migrasi domain kedalaman; Common Reflection Surface; Inversi tomografi; atribut kinematic CRS;

References


Duveneck, E., 2004, Tomographic Determination of Seismic Velocity Model With Kinematic Wavefield Attributes, Berlin: Logos Verlag.

Mann, J., 2002, Extensions And Aplication of The Common Reflection Surface Stack Method, Berlin: Logos Verlag.

Jäger, R., 2001, Kirchoff Migration and Demigration-Theory, Implementation and Application, Master’s Thesis, University at Karlsruhe.

Höcht, G., 1998, The Common Reflection Surface Stack, Master’s Thesis, University at Karlsruhe.

Cerveny, V., 2001. Seismic Ray Theory, Cambridge: Cambridge University Press.

De Boor, C., 1978, A practical guide to splines, Springer-Verlag.

Müller, T., 1998, “Common Reflection Surface Stack VS NMO/STACK and NMO/DMO/STACK”, 60th Annual Internat. Mtg., Eur. Assn. Geosci. Eng, Extended Abstract. Session 1-20.

Yilmaz, O., 1987, Seismic Data Processing, Society of Exploration Geophysicist, Tulsa.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.