PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI PUPUK ORGANIK P-126 DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS : PT. MOLINDO RAYA INDUSTRIAL)

Muhammad Desryadi Ilyas
Submission Date: 2016-07-28 10:17:14
Accepted Date: 2017-01-26 11:12:57

Abstract


PT. Molindo Raya Industrial merupakan perusahaan penghasil pupuk organik P-126 yang berlokasi di Lawang, Kabupaten Malang dengan kapasitas produksi lebih dari 10.000 ton per tahun. Untuk memenangkan persaingan di bidang produksi pupuk organik, perusahaan dituntut untuk melakukan peningkatan kualitas proses produksi secara berkelanjutan dengan mereduksi waste yang ada. Meskipun produksi pupuk organik P-126 di PT. Molindo Raya Industrial mengalami peningkatan, namun masih terdapat beberapa waste, diantaranya waiting yang disebabkan oleh breakdown mesin produksi yang mengakibatkan kerugian perusahaan lebih dari Rp. 500.000.000 per tahun. Waste kedua ialah defect berupa granul yang tidak memenuhi spesfikasi diameter, material hasil cleaning dan karung finished good yang sobek dan waste ketiga ialah over production yang mengakibatkan kerugian perusahaan lebih dari Rp. 400.000.000 per tahun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan perbaikan dengan menggunakan metode lean manufacturing yang fokus dalam mereduksi waste dan non value added activity. Pada penelitian ini menggunakan framework DMIC six sigma, tahapan pertama ialah tahap define untuk mengidentifikasi permasalahan dengan menggunakan tools Big Picture Mapping, Activity Classification dan identifikasi waste berdasarkan E-DOWNTIME. Tahapan kedua ialah measure yang digunakan untuk mengukur kerugian perusahaan yang diakibatkan adanya waste. Selanjutnya adalah tahap analyze menggunakan tools 5 Why’s dan FMEA untuk mengetahui root cause adanya waste, kemudian tahap terakhir ialah tahap improve, pada tahap improve dilakukan penyusunan dan pemilihan alternatif usulan perbaikan dengan mengunakan pendekatan value engineering. Usulan perbaikan terpilih dalam upaya meningkatkan proses produksi pupuk organik P-126 diantaranya mengevaluasi penjadwalan preventif maintenance mesin produksi, menyusun penjadwalan mesin produksi yang kritis, evaluasi SOP dan penerapan SOP, melaksanakan pelatihan untuk operator dan karyawan dan perbaikan sistem demand forecasting.

Keywords


5 Why’s; BPM; E-DOWNTIME; FMEA; Lean Manufacturing

References


Agus, 2016. Daftar Gaji UMR JatimTahun 2016. [Online]

Available at: http://www.gajiumr.com/gaji-umr-jawa-timur/

Anon., 2016. Daftar Perusahaan Karung Plastik. [Online]

Available at: http://www.indotrading.com/showcase/karung-plastik

Anvari, A., Ismail, Y. & Hojjati, S. M. H., 2011. A Study on Total Quality Management and Lean Manufacturing : Throught Lean Thinking Approuch. World Applied Sciences Journal.

APPI, 2016. Supply and Demand 2007-2015, s.l.: Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia.

BPS,.2015.,bps.go.id.,[Online],.Available,.at:,https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/971, [Diakses 11 Maret 2016].

Chrysler Corporation, Ford Motor Company, General Motor Corporation, 1995. Potential Failure Mode And Effect Analysis Reference Manual. s.l.:s.n.

Dhillon, B. S., 2006. Maintainability, Maintenance, and Realibilty For Engineers. s.l.:CRC Press.

Gazpert, V., 2007. Lean Six Sigma For Manufacturing and Service Industries. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hines, P. & Taylor, D., 2000. Going Lean. Cardiff: Lean Enterprise Research Center Cardiff Bussiness School.

Hu, G., Wang, L., Fetch, S. & Bidanda, B., 2008. A Multi Objective Model for Project Portfolio Selection to Implement Lean and Six Sigma Concepts. International Journal of Production Research.

Indonesia, P. M. E. D. S. D. M. R., 2014. Indonesia, Paten No. Nomor 31 Tahun 2014.

Lewis, E. E., 1987. Introduction to Realibility Engineering. s.l.:John Wiley & Sons Inc.

Pertanian, K., 2015. Rencana Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2015-2019, Jakarta: s.n.

Pratama, A. N., 2014. Perancangan Aktivitas Pemeliharaan dan Realibility Centered Maintenance II, Surabaya: s.n.

Pujawan, I. N., 2010. Supply Chain Management Edisi Kedua. s.l.:Penerbit Guna Widya.

Pyzdek, T., 2003. The Six Sigma Handbook. s.l.:McGraw-Hill.

Saaty, T. L., 2008. Decision Making With Analytic Hierarchy Process. International Service Science, p. 83.

Sondalini, M., t.thn. Understanding How to Use The 5-Whys for Root Cause Analysis.

Sundar, R., Balaji, A. & Satheesh Kumath, R., 2014. A Review of Lean Manufacturing Implementation Techniques.

Supriyanto, H. H., 2014. Penerapan Lean Six Sigma Concept Untuk Perbaikan Lini Produksi. IENACO.

Womack, J. P., Jones, D. T. & Ross, D., 2007. The Machine That Changed the World: The Story of Lean Production- Toyota's Secret Weapon in the Global Car Wars That Is Now Revolutionizing World Industry. s.l.:Free Press.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.