Kajian Teknis dan Ekonomis Bunkering LNG untuk Pemenuhan Bahan Bakar Gas Kapal Pelni

Adi Mas Nizar, Ketut Buda Artana
Submission Date: 2016-07-29 20:43:19
Accepted Date: 2017-02-05 13:26:38

Abstract


Penggunaan bahan bakar gas pada bidang perkapalan merupakan suatu keuntungan karena dapat menghemat biaya operasi dan mengurangi emisi gas buang. Pemanfaatan gas juga sesuai dengan tujuan pemerintah yang terdapat pada PP No.55/2009 tentang alokasi produksi gas dalam negeri untuk penggunaan lokal sebesar 25%. Proses pengisian bahan bakar (bunkering) LNG pada umumnya dapat dilakukan dengan tiga skema yaitu ship to ship, truck to ship dan onshore to ship. Untuk itu perlu dilakukan kajian untuk menentukan lokasi dan skema bunkering LNG yang akan digunakan pada studi kasus kali ini, yaitu untuk armada kapal PT. Pelni. Penentuan lokasi bunkering dilakukan dengan memperhatikan frekuensi kedatangan dan kebutuhan bunkering LNG pada setiap pelabuhan. Konversi kebutuhan bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas memakai asumsi bahwa motor diesel dimodifikasi menjadi duel fuel engine menggunakan konverter yang dapat dioperasikan dengan rasio bahan bakar HSD dengan LNG sebesar 50:50. Dari hasil didapatkan pada skenario I adalah Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Ambon dan Sorong. Skenario II dengan penambahan Bau-bau dan Skenario III dengan penambahan Jayapura. Untuk skema bunkering yang akan dipilih ditentukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria yang dipakai diantaranya teknis, keselamatan dan biaya. Dari hasil pembobotan yang terpilih adalah skema truck to ship. Studi ditutup dengan kajian ekonomi dari sisi penyedia LNG dan dari sisi pemilik kapal. Beberapa parameter yang dipakai adalah Net Present Value, Internal Rate Return, dan Payback Period.

Keywords


AHP; bunkering; dual fuel; LNG

References


J. Herdzik, “LNG As A Marine Fuel – Possibilities And Problems,” KONES Powertrain and Transport, vol. 18, 2011.

S. dan K. B. Artana, Transportasi LNG Inonesia. Surabaya: Airlangga University Press, Surabaya: Airlangga University Press, 2005.

K. ESDM, Kebijakan Alokasi Gas Bumi Untuk Dalam Negeri, Jakarta, 2014.

DNV, “Liquefied Natural Gas (LNG) Bunker Study,” Maritime Administration, 2014.

M. F. Rochyana, M. Y. Jinca dan J. Siahaya, “MDO and LNG as Fuels (Duel Fuel) to Support Sustainable Maritime Transport (A Case Study in KM. Ciremai),” International Refereed Journal of Engineering and Science (IRJES), vol. 3, pp. 32-38, 2014.

Syukran dan D. Suryadi, “Estimasi Penghematan Biaya Operasi PLTU dengan Cara Penggantian Bahan Bakar,” Jurnal Teknik Mesin, vol. 9, pp. 59-66, 2007.

M. R. Fitra, Studi Kelayakan Konversi Diesel Engine Berbahan Bakar Minyak Menjadi Dual Fuel Diesel Engine Pada Kapal Container 368 TEU, Surabaya: Teknik Sistem dan Pengendalian Kelautan, 2015.

K. B. Artana, “Pengambilan Keputusan Kriteria Jamak (MCDM) untuk Pemilihan Lokasi Floating Storage and Regasification Unit (FSRU): Studi Kasus Suplai LNG dari Ladang Tangguh ke Bali,” Jurnal Teknik Industri , vol. 10, pp. 97-111, 2008.

M. Ariana, G. Saputro dan D. Priyanta, “Kajian Pemilihan Lokasi, Opsi, Dan Desain Sistem Bunkering LNG Untuk Bahan Bakar Kapal Di Alur Pelayaran Barat Surabaya,” dalam Seminakel X, Surabaya, 2015.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung