Studi Perbandingan Ketelitian Nilai Azimut Melalui Pengamatan Matahari dan Global Positioning System (GPS) Terhadap Titik BM Referensi (Studi Kasus: Kampus ITS Sukolilo)

Mohammad Luay Murtadlo, Yuwono Yuwono
Submission Date: 2017-01-19 14:57:10
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:41

Abstract


Dalam melakukan penentuan posisi, tidak dapat mengabaikan yang namanya azimut. Padahal, pekerjaan-pekerjaan yang menyangkut kemampuan disiplin ilmu geodesi membutuhkan suatu penentuan azimut. Prinsip dalam menentukan azimut ada beberapa cara, antara lain dengan melakukan pengamatan benda -benda langit atau dengan dua titik pengukuran yang sudah diketahui koordinatnya.

Pada penelitian ini metode yang digunakan untuk pengamatan matahari menggunakan metode tinggi matahari, sedangkan untuk pengamatan GPS menggunakan metode diferensial yang diikatkan di titik  CORS (Continuously Operating Reference Stations) ITS. Metode tinggi matahari dipilih karena memiliki keunggulan pengamatannya dapat dilakukan saat waktu pagi dan sore, sedangkan metode diferesial dipilih karena memiliki keunggulan dapat mengeliminir atau mereduksi pengaruh dari beberapa kesalahan dan bias (Abidin,2007).

Dari hasil perhitungan tiga nilai azimut dari pengamatan matahari memberikan rata – rata ketelitian sebesar 4 menit 48,5 detik dan hasil dari pengamatan Global Positioning System (GPS) memberikan nilai rata – rata ketelitian sebesar 7,24 detik terhadap tiga nilai azimut dari dua titik BM referensi. Nilai azimut pengamatan GPS lebih teliti daripada pengamatan tinggi matahari yang dibandingkan terhadap nilai azimut dari dua titik BM referensi.

Keywords


Azimut; Tinggi Matahari; Global Positioning System (GPS)

References


Abidin, H. (2007). Geodesi Satelit. Jakarta: Pradriya Paramita.

Basuki, S. (2006). Ilmu Ukur Tanah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Brinker, C. R. (1986). Dasar - Dasar Pengukuran Tanah. Jakarta: Erlangga.

Direktur Jendral Perhubungan Udara. (2002). Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Udara Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pembuatan Daerah Lingkungan Kerja Bandar Udar (DLKr). Dipetik Desember 29, 2016, dari Direktorat Jendral Perhubungan Udara: hubud.dephub.go.id

Frick, H. (1979). Ilmu dan Alat Ukur Tanah. Jakarta: Kanisius.

Ghilani, C. D., & Wolf, P. R. (2012). Elementary Surveying An Introduction to Geomatics 13th Edition. New Jersey: Pearson.

Kartawiharja, I. (1988). Penentuan Asimut Dengan Pengamatan Matahari. Yogyakarta: Kanisius.

Kustarto, D., & Hartanto, J. (2012). Ilmu Ukur Tanah Metode dan Aplikasi Bagian Kedua. Malang: Dioma.

Prawiro, Y., M., T., & Muhamadi, M. (2009). Penentuan Azimut Pada Pengamatan Bintang Dengan Metode Diurnal Circle. GEOID.

Purwaamijaya, I. M. (2008). Teknik Survei dan Pemetaan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (2 ed.). Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Rainsford, H. (1955). Long Geodesics on the Ellipsoid. Bulletin Geodesique, 12-21.

Sinaga, J. (1977). Pedoman Posisi dan Azimuth Astronomi Geodesi. Bandung: ITB.

Villanueva, K. (1981). Pengantar Kedalam Astronomi Geodesi. Bandung: ITB.

Vincenty, T. (1975). Direct and Inverse Solutions of Geodesics on The Ellipsoid with Application of Nested Equations. Survey Review XXII. 176.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.