Perencanaan Sistem Drainase Kebon Agung Kota Surabaya, Jawa Timur

Made Gita Pitaloka, Umboro Lasminto
Submission Date: 2017-01-19 14:00:42
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:42

Abstract


Saluran Kebon Agung terletakdi Surabaya bagian selatan di Kecamatan Jambangan dan bermuara di sisi laut Surabaya bagian Timur di Kecamatan Rungkut. Saluran ini memiliki panjang 11 kilometer dan lebar berkisar antara 7 – 12 meter. Pada saluran Kebon Agung terdapat 2 rumah pompa, yaitu Pompa Kutisari dan Pompa Kebon Agung. Rumah pompa ini sudah berfungsi untuk mengurangi banjir di Surabaya, namun masih kurang maksimal, sehingga masih terjadi genangan di beberapa lokasi. Berdasarkan Peta Kawasan Rawan Banjir Kota Surabaya tahun 2014, terdapat kawasan rawan banjir di pemukiman kampung wilayah kecamatan Jambangan akibat luapan sungai Kali Surabaya. Selain itu, menurut BAPPEKO (Badan Perencanaan Pembangunan Kota) Surabaya tahun 2015, terjadi pula genangan setinggi 10-40 cm di Kecamatan Wonocolo dan setinggi 10-50 cm di Kecamatan Gununganyar.Perencanaan sistem drainase Kebon Agung dilakukan dengan mengevaluasi kondisi saluran eksisting, kemudian melakukan analisis hidrologi dengan menggunakan program bantu HEC-HMS untuk mendapatkan debit banjir rencana. Sedangkan, analisis hidrolika menggunakan program bantu HEC-RAS dengan dua kali simulasi unsteady flow, yaitu simulasi kondisi saluran eksisting dan hasil perencanaan. Berdasarkan hasil analisis kondisi eksisting diperoleh bahwa genangan air terjadi karena kapasitas kapasitas saluran Kebon Agung saat ini tidak dapat mengalirkan debit banjir rencana, sehingga dibutuhkan perencanaan baru. Lebar saluran primer yang diperlukan berkisar antara 8 sampai 15 meter dengan kedalaman 3 meter, lebar saluran sekunder yang diperlukan berkisar antara 5 sampai 8 meter dengan kedalaman 2,5 meter, dan untuk lebar saluran tersier antara 1,2 sampai 2 meter dengan kedalaman 1 meter sampai 2 meter. Jumlah pompa yang dibutuhkan adalah 5 buah pompa dengan kapasitas 5 m3/detik dan 3 buah pompa dengan kapasitas 1,5 m3/detik.

Keywords


Drainase; Kebon Agung; HEC - HMS; HEC - RAS

References


Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi. Yogyakarta.

Soewarno. 1995. Hidrologi Aplikasi Metode Statistik untuk Analisis Data Jilid 1. Nova. Bandung.

Soemarto CD. 1986. Hidrologi Teknik. Surabaya : Usaha Nasional.

Lasminto, Umboro. 2005. Modul Hidrolika: Perencanaan Saluran Terbuka untuk Aliran Seragam. Surabaya..

USACE 2013. HEC – HMS Technical Reference Manual. USA : HEC – HMS.

USACE.2010. HEC-RAS Technical Reference Manual. USA : HEC-RAS

Soemarto CD. 1986. Hidrologi Teknik. Surabaya : Usaha Nasional.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung