Studi Perbandingan Analisis Respon Spektra dan Time History untuk Desain Gedung

Dilla Ayu Laila Nurul Bayyinah, Faimun Faimun
Submission Date: 2017-01-21 10:38:29
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:42

Abstract


Untuk memperhitungkan pengaruh gaya lateral akibat gempa terhadap struktur bangunan biasanya dihitung dengan 2 (dua) pendekatan, yaitu analisis statik (statik ekivalen), analisis dinamik (respon spektra dan time history). Pengaruh gempa rencana pada struktur bertingkat banyak dengan ketinggian lebih dari 10 tingkat atau 40 m harus ditinjau sebagai pengaruh beban dinamik dan analisisnya harus didasarkan pada analisis dinamis (SNI 1726 2012). Saat ini banyak studi yang membahas tentang analisis linier spektra. Pada penelitian ini, akan dibandingkan analisis linier respon spektra dan linier time history. Gedung didesain dengan analisis respon spektra kemudian desain tersebut dievaluasi dengan analisis linier time history. Data gempa untuk time history menggunakan 3 (tiga) rekaman gempa yaitu gempa Kobe (Jepang, 1995), Imperial Valley (California, 1979) dan Tabas (Iran, 1978). Dari ketiga data gempa tersebut diambil yang nilai terbesar. Hasil studi menunjukkan adanya perbedaan antara kedua analisis tersebut. Nilai base shear respon spektra lebih besar dibandingkan analisis linier time history. Presentase penurunan nilai base shear dari 3 (tiga) gempa dengan analisis linier time history terhadap respon spektra yaitu sebesar 4,69 % Kobe - x ; 11,32% Kobe -y; 62,4 % Imperial Valley - x ; 83,046 % Imperial Valley - y; 8,1 % Tabas -x dan 12,1 % Tabas - y. Hasil simpangan dengan respon spektra aman terhadap simpangan ijin, kemudian dievaluasi dengan analisis linier time history masih dalam kategori aman tapi pada simpangan arah - x, gempa imperial valley melebihi simpangan respon spektra dan arah y di beberapa lantai melebihi respon spektra. Data simpangan menunjukkan bahwa gempa imperial valley menyebabkan simpangan terbesar dari ketiga gempa yang ditinjau. Hasil desain dituangkan dalam gambar.

Keywords


gempa dinamik; desain gedung; respon spektra; linier time history

References


Nasional, B. S., 2012. Standar Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Dan Lain. SNI 1726-2012 penyunt. s.l.:s.n.

Pasific Earthquake Research Center, 2016. Pasific Earthquake Engineering Research Center. [Online]

Available at: http://peer.berkeley.edu/

[Diakses 12 September 2016].

Kalkan, Erol., dan Anil K Chopra. 2010. "Practical Guidelines to Select and Scale Earthquake Records fo Nonlinier Respone History Analysis of Structures". Open File Report U.S. Departement of the Interior and U.S. Geological Survey. USGS and Earthquake Engineering Research Institute.

Villaverde, Roberto. 2009 "Fundamental Concepts of Earthquake Engineering". London : CRC Press.

Nasional, B. S., 2013. Beban Minimum Untuk Perancangan Bangunan Gedung Dan Struktur Lain. SNI 1727 : 2013 penyunt. s.l.:s.n.

Bangunan, D. P. M., 1983. Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983. Cetakan Kedua penyunt. Bandung: Yayasan Lembaga Penyelidikan Masalah Bangunan.

Nasional, B. S., 2013. Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. SNI 2847:2013 ed. s.l.:s.n.

Edward G Nawy, T. B. K., 2010. Beton Bertulang. Jilid 1 penyunt. Surabaya: ITS Press

Dilla Ayu Laila Nurul Bayyinah, F., 2017. Studi Perbandingan Analisis Respon Spektra dan Time History untuk Desain Gedung, Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Onur Merter, T. U., 2013. A Comparative Study on NonliniearStatic and Dynamic Analysis of RC Frame Structures. Journal of Civil Engineering and Science, September.Volume 2.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung