Pemodelan dan Analisis Pengaruh Kenaikan Putaran Kerja Terhadap Respon Dinamis, Kasus Unbalance Rotor Steam Turbine Unit 1 PLTU Amurang 2x25MW

Idabagus Putu Putra Mahartana, Harus Laksana Guntur
Submission Date: 2017-01-23 11:42:00
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:43

Abstract


Unbalance merupakan salah satu kasus penyebab terjadinya getaran tinggi pada rotating machinery yang linier terhadap peningkatan putaran pada mesin. Efek unbalance dapat diminimalisir dengan menambahkan correction weight sehingga membangkitkan gaya sentrifugal baru yang berlawanan arah dengan initial unbalance sistem, sehingga jumlah gaya dan momen yang bekerja pada sistem akan saling mengurangi dan akan menurunkan level vibrasi sampai level yang aman. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan dan simulasi unbalance dan balancing rotor untuk melihat efek kenaikan putaran kerja terhadap respon dinamisnya. Seluruh parameter digunakan diperoleh dari data maintenance Unit 1 PLTU AMURANG UBJOM PJBS 2x25MW pada tanggal 28 November 2014. Rotor dimodelkan seperti disk dengan jari-jari 420 mm dan 480mm, dimana rotor terpasang pada fleksibel poros yang ditumpu 2 buah rigid bearing. Dari data, diperoleh nilai initial unbalance sebesar 0.286 kg pada bidang 1 dengan posisi angular pada 139.30dan 1.14 kg pada bidang 2 dengan posisi angular 237.80. Rotor di low-balancing dengan correction weight sebesar 9.57 gr pada posisi angular 152,40 dibidang 1 dan 18.2 gr pada posisi angular 168.70 dibidang 2. Pada tahap simulasi balance rotor, nilai correction weight diambil dari data hasil low-balancing dan hasil perhitungan dari balancing teoritis. Dari kondisi unbalance, didapatkan hasil bahwa kenaikan level vibrasi pada rotor linier terhadap kenaikan pembebanan putaran hingga mencapai frekuensi resonansinya dan respon vibrasi menurun saat rotor telah melewati fase putaran kritis lalu stabil pada frekuensi operating speed maksimum. Balancing teoritis yang dilakukan dalam penelitian ini menghitung seluruh momen yang berkerja pada masing-masing bidang pembalance, sehingga diperoleh nilai correction weight yang baru. Hasil balancing rotor menunjukkan bahwa metode low-balancing masih menimbulkan vibrasi tinggi pada rotor, terlihat dari seluruh respon yang diperoleh dari hasil simulasi. Setelah di balancing secara teoritis, hasil balancing menunjukkan penurunan amplitudo getaran sebesar 10 % dari kondisi initial unbalance.

Keywords


initial unbalance, low-balancing, balancing teoritis, Model rotor

References


Dr. Rajiv Tiwari.2008. Analysis of Simple Rotor System. India : Institute of Technology Guwahati 781039.

Viliam, Pavel and Zoltan.2014. Analysis of Balancing of Unbalance Rotors and Long Shaft using GUI MATLAB. Slovakia: Technical University of KoŇ°ice

PJBS.2014. Low Balancing report.Amurang:PLTU Amurang 2x25MW unit I .

Nptel.2016. Theory & Practice of Rotor Dynamics,

http://nptel.ac.id.in/courses/112103024/11

Laporan Balancing 2013. Laboratorium desain, T.Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

S.R Agulel,D.P.Hujare.2015 Experimental Study of Unbalance in shaft rotor system using vibration signature analysis. India. Department of Mechanical Engineering, MIT Pune


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.