Analisis Perbandingan Respon Dinamis Dari Kendaraan Yang Menggunakan Shock Absorber Hidrolis Dan Yang Menggunakan Sistem Peredam Dual Flywheel

Piendraswarti Soelistyaning Pangastuti, Harus Laksana Guntur
Submission Date: 2017-01-23 15:28:50
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:44

Abstract


Dalam upaya mendapatkan kenyamanan dan keamanan kendaraan pada mobil MPV berbagai macam teknologi peredam pun dilakukan. Untuk itu dilakukan pemodelan dan analisis untuk Shock absorber Hidrolis dan peredam Dual flywheel untuk melihat besar ketahanan dari masing-masing suspensi dalam menahan getaran. Pada simulasi ini dicari gaya redam terbaik dari masing-masing peredam untuk dimasukkan pada pemodelan seperempat kendaraan. Gaya redam suspensi shock absorber hidrolis nantinya akan menjadi patokan untuk mendapatkan dimensi pada suspensi dual flywheel. Digunakan variasi material pada dual flywheel yaitu cast iron (ρ = 6800 kg/m3), stainless steel (ρ = 7480 kg/m3), dan bruss casting (ρ = 8400 kg/m3). Dimensi hidrolis yang digunakan untuk diameter silinder sebesar 0.04 m, diameter piston rod=0.03m diameter oroface ekspansi=0.0028m, diameter orifice kompresi=0.005m dengan massa jenis minyak 860 Kg/m³. Dimensi yang digunakan pada suspensi dual flywheel radius pinion yang digunakan 30mm, radius flywheel 40mm dan ketebalan flywheel adalah 30 mm. Input yang diberikan yaitu input bump dengan severity parameter sebesar 1,5,20 dan input sinusoidal dengan variasi frekuensi dari 0,5Hz-2Hz dengan amplitudo sebesar 0.02m untuk masing-masing input yang digunakan. Dri pemodelan yang dilakukan didapatkan nilai gaya redam maksimum yang dihasilkan shock absorber hidrolis sebesar 1323.22 N dan suspensi dual flywheel adalah 1480.27 N. Dari hasil pemodelan sistem suspensi shock absorber hidrolis dan dual flywheel didapatkan hasil bahwa semakin besar kecepatan kendaraan maka respon dinamis berupa perpindahan, kecepatan dan percepatan juga semakin besar. Dengan membandingkan respon dinamis yang dihasilkan oleh shock absorber hidrolis dan dual flywheel berdasarkan standard ISO 2631 diketahui bahwa pada kecepatan 10-80 km/jam suspensi dual flywheel lebih nyaman digunakan oleh penumpang dibandingkan dengan suspensi shock absorber hidrolis. Sedangkan pada kecepatan tinggi yaitu 90-100 km/jam suspensi dual flywheel mulai terlihat lebih tidak nyaman dibandingkan dengan suspensi shock absorber hidrolis.

Keywords


Shock Absorber Hidrolis, Flywheel, Gaya Redam, respon dinamis dan Inerter

References


Blundell, Michael and Harty, Damian. 2015. Types of suspension and drive. : Elsevier Ltd.

Fox dan McDonald’s. 2011. Introduction to Fluid Mechanics Eighth Edition. Amerika: John Wiley & Sons, Inc.

ISO: Guide for The Evaluation of Human Exposure to Whole-Body Vibration. 1997. International Standart 2631. International Organization for Standardization.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.