Identifikasi Letak Cracks Pada Bidang Longsor Menggunakan Metode Resistivitas 2D

Arin Dwi Agustin, Widya Utama
Submission Date: 2017-01-26 13:12:16
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:42

Abstract


Bencana tanah longsor merupakan bancana alam yang sering terjadi di Indonesia, terutama pada daerah yang memiliki kelerengan yang cukup curam. Berdasarkan peta gerakan tanah Kab. Blitar yang dikeluarkan oleh Kementrian ESDM pada bulan Oktober 2016 [5], kawasan penelitian yang berada di Kecamatan Selorejo memiliki potensi gerakan tanah menengah. Salah satu faktor yamg mempengaruhi kestabilan lereng adalah adanya cracks yang terbentuk dibawah permukaan. Ketika cracks dalam lereng terinfiltrasi oleh air hujan, maka akan menjadi proses water prressure built up pada lereng yang menyebabkan lereng tidak stabil. Salah satu metode geofisika yang dapat mendeteksi keberadaan cracks adalah metode geolistrik. Dengan metode ini akan diketahui daerah yang memiliki kandungan air tinggi yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas yang rendah. Pada penelitian ini, dilakukan pengukuran tentang perilaku cracks pada lereng ketika sebelum dan sesudah hujan. Setelah dilakukan pengukuran terhadap 6 lintasan, didapatkan hasil bahwa cracks memiliki rentang nilai resistivitas sekitar 0.1 – 1.6 Ωm dengan kedalam sekitar 3 meter.

Keywords


cracks; longsor; resistivitas

References


Hardiyatmo, H.C., “ Penanganan Tanah Longsor dan Erosi”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta, 2012

Loke, M.H, “ Electrical imaging surveys for environmental and engineering studies” ,2000

Eko Andi Suryo,“Application of Electrical Resistivity Method to Detect Deep Cracks in Unsaturated Residual Soil Slope”,Proceeding of AP-UNSAT 2011 : 5th Asia – Pasific Conference on Unsaturated Soils,2011

Peta Geologi Indonesia lembar Blitar, 1992

Peta Wilayah potensi gerakan tanah di provinsi jawa timur bulan september 2016. Kementerian energi dan sumber daya mineral Republik Indonesia

Vernes,”Slope movement types and processes”, In: Schuster RL, Krizek RJ (eds) Landslides, analysis and control, special report 176: Transportation research board,National Academy of Sciences,Washington, DC., pp. 11,1978


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung