Analisa Arc Flash pada Sistem Kelistrikan Di PT. Asahimas Flat Glass Tbk. Sidoarjo

Moch. Irsad Taufiqi, Margo Pujiantara, Sjamsjul Anam
Submission Date: 2017-01-26 14:20:15
Accepted Date: 2017-03-17 10:12:44

Abstract


Arc Flash adalah total energi yang dilepaskan ketika terjadi gangguan hubung singkat. Energi akan dilepaskan melalui udara mengalir ke fasa lain, netral atau mengalir ke tanah. Ketika pekerja yang tidak dilengkapi alat pelindung diri berada di dekat dengan Arc Flash, maka akan menyebabkan cedera serius dan bahkan kematian. Berdasarkan standar IEEE 1584-2002 yang mengatur tentang analisa bahaya busur api pada sistem tegangan rendah dan menengah, pengguna dapat dengan mudah menentukan batas keamanan untuk para pekerja. Menurut rekomendasi standar IEEE perhitungan arus hubung singkat selalu memperhatikan kontribusi arus gangguan dari generator, motor induksi dan sinkron. Besar kecilnya energi arc flash dapat ditentukan dari beberapa sudut pandang. Diantaranya ialah nilai energi arc flash akan besar apabila dihitung dengan menggunakan arus bolted three phase fault, sedangkan dari sudut arc clearing time yang didapat dari waktu dimana arus gangguan saat itu terjadi akan menghasilkan nilai energi busur api yang lebih rendah. Untuk mengurangi atau menurunkan nilai dari arc clearing time ini banyak metode yang digunakan, diantaranya adalah melakukan resetting koordinasi proteksinya seperti yang dilakukan dalam tugas akhir ini. Untuk hasil yang didapat pada tugas akhir ini adalah pada tipikal 1 nilai insiden energi tertinggi 31.576 cal/cm2 turun menjadi 10.764 cal/cm2 , pada tipikal 2 nilai insiden energi tertinggi 30.387 cal/cm2 turun menjadi 16.8 cal/cm2, pada tipikal 3 nilai insiden energi nya mengalami penurunan yaitu dari 30.513 cal/cm2 menjadi 15.94 cal/cm2.

Keywords


Arc Flash, Arc clearing time, Arus bolted three phase fault, koordinasi proteksi, standar IEEE 1584-2002.

References