Pembangunan Sistem Monitoring Debitur Dengan Menggunakan Arsitektur Three-Tier (Studi Kasus : Bank Umum Di Indonesia)

I Gede Aditya Wiratama, Bekti Cahyo Hidayanto, Feby Artwodini Muqtadiroh
Submission Date: 2017-07-19 18:27:13
Accepted Date: 2018-03-13 09:44:31

Abstract


Bank berfungsi sebagai lembaga penyalur antara kelompok masyarakat pemilik dana dengan masyarakat yang membutuhkan dana. Bank menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan, giro, deposito maupun bentuk simpanan yang lain. Dana yang terkumpul tersebut akan disalurkan dalam bentuk pinjaman atau kredit.Kredit merupakan penyediaan dana atau tagihan yang berdasarkan pada kesepakatan pinjam-meminjam antara penyedia dana dengan pihak peminjam atau yang membutuhkan dana. Kompensasi yang diberikan oleh pihak peminjam dapat berupa bunga, imbalan atau bagi hasil maupun kesepakatan lain yang disetujui bersama antara pihak bank dan peminjam. Dalam mengambil keputusan terkait kredit yang diajukan calon debitur, bank melakukan analisis dari berbagai data.Sistem monitoring debitur merupakan sistem yang penulis tawarkan untuk menyimpan data secara terpusat sehingga dapat diakses kapan dan di mana saja dengan mudah. Sistem di rancang dengan menggunakan arsitektur three-tier. Hal ini bertujuan agar tampilan aplikasi dapat dikembangkan dalam bahasa lain, namun tetap memiliki aturan yang baku.


Keywords


Bank; kredit; kredit wholesale; system monitoring; three-tier architecture

References