Alat Bantu Dengar Berbasis Smartphone untuk Membantu Penderita Gangguan Pendengaran

Arianto Wibowo, Rully Soelaiman, Chastine Fatichah
Submission Date: 2017-07-20 16:13:40
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:31

Abstract


Gangguan pendengaran adalah salah satu gangguan kesehatan yang umumnya disebabkan oleh faktor usia atau sering terpapar suara keras. Gagalnya sinyal suara untuk mencapai otak merupakan penyebab utama gangguan pendengaran. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan alat bantu dengar yang dipasang pada telinga penderita. Sayangnya, alat tersebut masih mahal dan belum terjangkau oleh sebagian masyarakat. Sistem memanfaatkan smartphone sebagai alat bantu dengar. Penderita gangguan pendengaran dapat mengunduh aplikasi ini pada smartphone mereka, dan dapat segera digunakan menggantikan alat bantu dengar. Publikasi ini bertujuan untuk membuat sebuah aplikasi alat bantu dengar dengan menggunakan algoritma yang didesain untuk menirukan cara kerja pendengaran manusia. Aplikasi akan menerima masukan suara dari microphone dan mengeluarkan suara dengan kualitas yang telah diperbaiki ke earphone penderita yang tertancap pada smartphone. Setelah diuji coba terhadap penderita, aplikasi dapat membantu penderita untuk dapat mendengarkan suara yang diberikan dengan akurasi rata-rata sebesar 79.3%. Hasil pengujian ini memuaskan karena penderita dapat mendengarkan suara layaknya pendengaran normal.


Keywords


Alat Bantu Dengar; Gangguan Pendengaran; Pendengaran; Smartphone

References


“Tennessee Science Standards,” 2017.

J. M. Lasak, P. Allen, T. McVay, and D. Lewis, “Hearing Loss: diagnosis and management,” vol. 41, pp. 19-31, Elsevier, 2014.

“WHO deafness and hearing loss,” 2017.

Niemeyer, W., “Relations between the discomfort level and the reflex threshold of the middle ear muscles.”, Audiology, Vol 10, No. 3, pp. 172-176.

Brask, Torben. “The noise protection effect of the stapedius reflex.”, Acta Oto-Laryngologica, Vol. 86, 1978, pp. 116-117.

Butterworth, Stephen. “On the theory of filter amplifiers.”, Wireless Engineer, Vol. 7, No. 6, 1930, pp. 536-541.

Jurgens, Tim, et al. “Hearing aid fitting using individual computer models.”, Jahrestagung der Deutschen Gesellschaft fur Audiologie, 2013.

R. Meddis, W. Lecluyse, C. M. Tan, M. R. Panda, and r. Ferry, “Beyond the audiogram: Identifying and modelling patterns of hearing deficits,” The neurophysiological bases of auditory perception, pp. 631-640, Springer, 2010.

Yun, Yuemun, “Noise Reduction and Gate Plug-ins in Audio Mixing Process”, International Journal of Multimedia and Ubiquitous Engineering, Vol. 9, No. 1, 2014, pp. 49-56.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung