Pemodelan Dispersi Debu Industri Semen di Kabupaten Tuban Jawa Timur

Ardhi Rahmadhani, Abdu Fadli Assomadi, Joni Hermana
Submission Date: 2017-07-24 14:47:31
Accepted Date: 2018-03-13 10:20:33

Abstract


Aktivitas industri semen menghasilkan emisi salah satunya berupa debu yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Persebaran debu di lingkungan dipengaruhi oleh faktor meteorologi dan musim. Dalam penelitian telah dianalisis kuantitas emisi debu dari cerobong industri semen dan pola sebarannya pada periode rata-rata musim kemarau dan musim hujan. Pola dispersi debu di area sekitar industri diestimasi menggunakan persamaan umum model Gauss. Karakteristik udara menggunakan data iklim dari stasiun meteorologi Juanda, periode pengamatan tahun 2016 sampai tahun 2017. Perhitungan konsentrasi ambien dilakukan pada setiap titik dengan perubahan 100 meter searah angin (sumbu–x) dan arah tegak lurus arah angin (sumbu-y) dari masing-masing titik cerobong. Semua hasil dianalisis dan digambarkan dalam peta kontur konsentrasi yang dioverlay pada peta wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan angin pada kondisi atmosfer rata-rata musim kemarau (bulan April hingga September) dominan ke arah timur dengan kondisi kelas stabilitas atmosfer B menghasilkan konsentrasi sebaran debu tertinggi adalah 444,26 µg/m3 sedangkan angin pada kondisi atmosfer rata-rata musim hujan (bulan Oktober hingga Maret) dominan ke arah barat dengan kondisi kelas stabilitas atmosfer C diperoleh konsentrasi sebaran debu tertinggi adalah 547,24 µg/m3.

Keywords


Cerobong; Debu; Hujan; Kemarau Model Gauss

References