Pemodelan Dispersi Debu Industri Semen di Kabupaten Tuban Jawa Timur

Ardhi Rahmadhani, Abdu Fadli Assomadi, Joni Hermana
Submission Date: 2017-07-24 14:47:31
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:31

Abstract


Aktivitas industri semen menghasilkan emisi salah satunya berupa debu yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Persebaran debu di lingkungan dipengaruhi oleh faktor meteorologi dan musim. Dalam penelitian telah dianalisis kuantitas emisi debu dari cerobong industri semen dan pola sebarannya pada periode rata-rata musim kemarau dan musim hujan. Pola dispersi debu di area sekitar industri diestimasi menggunakan persamaan umum model Gauss. Karakteristik udara menggunakan data iklim dari stasiun meteorologi Juanda, periode pengamatan tahun 2016 sampai tahun 2017. Perhitungan konsentrasi ambien dilakukan pada setiap titik dengan perubahan 100 meter searah angin (sumbu–x) dan arah tegak lurus arah angin (sumbu-y) dari masing-masing titik cerobong. Semua hasil dianalisis dan digambarkan dalam peta kontur konsentrasi yang dioverlay pada peta wilayah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan angin pada kondisi atmosfer rata-rata musim kemarau (bulan April hingga September) dominan ke arah timur dengan kondisi kelas stabilitas atmosfer B menghasilkan konsentrasi sebaran debu tertinggi adalah 444,26 µg/m3 sedangkan angin pada kondisi atmosfer rata-rata musim hujan (bulan Oktober hingga Maret) dominan ke arah barat dengan kondisi kelas stabilitas atmosfer C diperoleh konsentrasi sebaran debu tertinggi adalah 547,24 µg/m3.

Keywords


Cerobong, Debu, Hujan, Kemarau Model Gauss

References


Suryani, S., Gunawan dan Upe, A. 2010. “Model Sebaran Polutan SO2 pada Cerobong Asap PT Semen Tonasa”. Kongges dan Seminar Nasional Badan Koordinasi Pusat Studi Lingkungan Hidup se-Indonesia ke XX, 14 Mei 2010 Pekanbaru. Universitas Hasanudin

Ruzer dan Hanley. 2005. Aerosol Handbook Measurement, Dosimetry and Health Effects CRC press.

Mukono, H. J., 2006. Prinsip Dasar Kesehatan Lingkungan Edisi Kedua. Surabaya: Airlangga University Press.

Yulaekah, S. 2007. Paparan Debu Terhirup dan Ganguan Fungsi Paru pada Pekerja Industri Batu Kapur. Semarang : Univesitas Diponegoro.

Meteotrend. 2017. Perubahan Cuaca di Tuban.

Visscher, A. 2014. Air Dispersion Modelling. New Jersey : John Willwy & Sons Inc.H. Poor,.

Hassan, H. 2000. “Appilcation of Line Source Air Quality Model to The Study of Traffic Carbon Monoxida in Brunei Darussalam”. ASEAN Journal on Science and Technology for Development. Vol. 17 No 1.B.

Arya S.P. 1999. Air Pollution Meteorology and Dispersion. Department of Marine Earth and Atmospheric. New York : North California State University.

Assomadi, A.F., Widodo, B., Hermana, J., 2016. “The Kinetic Approach of NOx Photoreaction Related toGround Measurement of Solar Radiation in Estimates of Surface Ozone Concentration”. International Journal of ChemTech Research. Vol.9, No.07 pp 182-190.

Nauli, T. 2002. “Pola Sebaran Polutan Dari Cerobong Asap”. Prosiding Pertemuan dan Presentasilimiah Penelltlan Dasar IImu Pengetahuan dan Teknologl Nukllr P3TM-BATAN, 27 Junl 2002. Yogyakarta.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung