Estimasi Kecepatan Gelombang Geser (Vs) Berdasarkan Inversi Mikrotremor Spectrum Horizontal to Vertikal Spectral Ratio (HVSR) Studi Kasus : Tanah Longsor Desa Olak-Alen, Blitar

Imam Gazali, M. Singgih Purwanto, Dwa Desa Warnana
Submission Date: 2017-07-25 06:05:16
Accepted Date: 2019-03-22 11:02:50

Abstract


Bencana gerakan tanah merupakan bencana yang sering terjadi di kabupaten Blitar. Salah satu daerah yang sering terkena dampak peristiwa tersebut adalah desa Olak-Alen, yang ditandai dengan adanya longsor. Hal ini dikarenakan pada daerah tersebut terletak pada kondisi geologi yang tersusun tuff dan pasiran yang mempunyai potensi lebih besar terhadap efek intensitas gerakan tanah. Pada penelitian ini parameter fisis yang digunakan untuk mikrozonasi yaitu kurva HVSR dan sebaran Vs hasil inversi kurva HVSR. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai frekuensi natural antara 1.7-3.7 Hz, Puncak HVSR antara 2-9 dan Indeks Kerentanan antara 1.5-44.7. daerah yang diduga sebagai bidang gelincir memiliki nilai kecepatan geser 200-300 m/s yang diklasifikasikan sebagai tanah tipe D berdasarkan SNI 1726-2012 dan tipe C menurut Eurocode 8. Sedangkan bedrock pada penelitian ini memiliki nilai kecepatan geser 750-1200 m/s yang tersebar pada kedalaman 50-60 meter.

Keywords


Desa Olak-Alen; Longsor; HVSR; Kecepatan Gelombang Geser (Vs

References