Evaluasi Sistem Plambing, Instalasi Pengolahan Air Limbah dan Pengelolaan Sampah Di Rumah Susun Gunungsari Kota Surabaya

Thariq Miswary, Hari Wiko Indarjanto
Submission Date: 2017-07-25 12:41:21
Accepted Date: 2017-09-25 00:00:00

Abstract


Rumah Susun Gunungsari yang terletak di Jalan Gunungsari Kota Surabaya telah selesai dibangun dan mulai beroperasi pada tahun 2011. Terdapat 3 blok bangunan dengan jumlah total unit sebanyak 268 unit. Dari hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa rumah susun tersebut mengalami banyak permasalahan pada sistem plambing, pengolahan air limbah maupun pengelolaan sampah. Studi evaluasi diawali dengan pengumpulan data sekunder (gambar as build drawing dan biaya tagihan air per bulan) dan pengumpulan data primer (observasi dan wawancara dengan pihak UPT pengelola dan penghuni Rumah Susun Gunungsari). Data tersebut digunakan sebagai dasar evaluasi lalu dibandingkan dengan kondisi eksisting pada rumah susun tersebut. Acuan evaluasi tersebut berupa standar yang berlaku seperti SNI dan standar-standar lainnya.Pada sistem plambing, terdapat banyak kebocoran dan diameter pipa black water terlalu besar dari ketentuan. Kapasitas roof tank juga tidak mampu menampung air saat penggunaan puncak. Ground reservoar tidak menampung cadangan untuk pemadam kebakaran sehingga perlu dilakukan perluasan sebesar 120 m3 dengan harga Rp.306,014,073.20. Pada pengolahan air limbah eksisting, black water menuju ke tangki septik sedangkan grey water tidak dilakukan pengolahan. Pengolahan grey water direncanakan menggunakan Anaerobic Baffle Reactor dengan harga Rp.211,967,896.20. Pada tangki septik eksisting, pengurasan lumpur yang optimal yaitu 2 tahun sekali. Pada pengelolan sampah, kapasitas gerobak eksisting yaitu 1 m3 tidak mampu menampung sampah selama 2 hari, sehingga gerobak perlu diganti menjadi 2 m3 dan waktu pengangkutan diganti menjadi sehari sekali.

Keywords


evaluasi; rumah susun; plambing; fire hydrant; tangki septik; anaerobic baffle reactor; pengelolaan sampah

References