Pemilihan Lokasi Pengolahan Air Limbah di Kota Surabaya Berdasarkan Unit Pengembangan Menggunakan Metode Spatial Multi Criteria Evaluation

Gatot Cakra Wiguna, Agung Budi Cahyono
Submission Date: 2017-07-25 13:28:31
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:31

Abstract


Sanitasi merupakan salah satu permasalahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat, umumnya terjadi dikawasan perkotaan. Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua dimana jumlah penduduknya mencapai lebih dari dua juta jiwa. Hal tersebut yang mendasari pentingnya sanitasi bagi masyarakat perkotaan. Penyediaan sistem pengolahan air limbah dapat mengendalikan permasalahan sanitasi yang ada dimasyarakat. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan lokasi pengolahan air limbah di Kota Surabaya.

Salah satu metode dalam menentukan kawasan yang sesuai untuk pengolahan air limbah adalah dengan menggunakan metode Spatial Multi-Criteria Evaluation yaitu suatu teknik yang membantu untuk membuat keputusan (Decision Support System). Pada penelitian ini digunakan berbagai kriteria diantaranya jenis tanah, tata guna lahan, badan air penerima, kawasan rawan banjir, dan faktor jarak terhadap pusat kota. Sehingga didapatkan nilai kesesuaian lokasi IPAL dengan mengklasifikasikan menjadi lima kriteria yaitu kesesuaian sangat tinggi, tinggi, menengah, rendah dan tidak sesuai.

Berdasarkan analisa yang dilakukan pada penelitian ini didapatkan daerah yang sesuai untuk lokasi IPAL terletak pada unit pengembangan XII Sambikerep dengan tingkat presentase kesesuaian sangat tinggi sebesar 20% , tinggi 13%, menengah 24%, rendah 20%, tidak sesuai 23%.


Keywords


Sanitasi, SMCE, Sistem Informasi Geografis, DSS

References


Ferreti, V., & Pomarico, S. (2012). An integrated approach for studing the land suitability for ecological corridors through spatial multicriteria evaluations. In Environment, Development and Sustainability. Turin, Italy: Springer.

Graaf, G., Marttin, F., Jenness, J. (2003). Geographic Information Systems in Fisheries Management and Planning Technical manual. Rome, Italy.

Sofyan, I., Ika, F., Eri, A., & Ruslan, A. (2016). Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpusat Skala Pemukiman. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Wibowo, A., & M.Semedi, J. (2011). Model Spasial dengan SMCE untuk Kesesuaian Kawasan Industri (Studi Kasus Di Kota Serang). Globe, 50-59.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung