Analisis Potensi Perubahan Pemanfaatan Lahan Berdasarkan Model Spasial Harga Lahan di Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang

Muhammad Ermando Nurman Sasono, Cahyono Susetyo
Submission Date: 2017-07-25 23:35:21
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:33

Abstract


Pembangunan interchange gerbang TOL Jombang di Kecamatan Tembelang menyebabkan harga lahan meningkat dan muncul indikasi perubahan pemanfaatan lahan. Untuk itu, pemerintah perlu mengantisipasi perubahan pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya sebagaimana yang terdapat pada rencana tata ruang. Penentuan potensi perubahan pemanfaatan lahan dilakukan berdasarkan pada model spasial harga lahan yang secara keseluruhan meliputi tiga teknik analisis.(1) Teknik analisis Delphi bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penentu harga lahan, (2) analisis regresi spasial digunakan untuk melakukan pemodelan spasial harga lahan, dan (3) analisis Query Builder menghasilkan peta potensi perubahan pemanfaatanlahan di Kecamatan Tembelang. Tiap tahapan penelitian menghasilkan luaran yang saling berkaitan. Terdapat 15 faktor penentu harga lahan yang telah konsensus dari teknik analisis Delphi dalam dua tahap iterasi. Adapun model spasial harga lahan dihasilkan dari model matematis memiliki konstanta 796.763,84565. Faktor yang berpengaruh positif dalam model tersebut yaitu jalur angkutan umum, daerah rawan banjir, fasilitas perdagangan dan jasa, jalan lingkungan, dan rencana jaringan jalan. Faktor yang berpengaruh negatif yakni fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas peribadatan, fasilitas perkantoran, jalan kolektor, kawasan permukiman, rencana kawasan industri, rencana kawasan permukiman, sungai, dan interchange gerbang TOL. Model spasial menunjukkan mayoritasharga lahan tinggi terdapat di sekitar interchange gerbang TOL dan semakin rendah di wilayah perbatasan Kecamatan Tembelang. Luas lahan di Kecamatan Tembelang menurut potensi perubahan pemanfaatannya dari lahan tidak terbangun ke lahan terbangun yang dibagi menjadi kategori tinggi, sedang, dan rendah secara berturut-turut yaitu 571,29 Ha (17%), 788,68 Ha (23%), dan 2.088,44 Ha (61%).

Keywords


interchange gerbang TOL Jombang; harga lahan; potensi perubahan pemanfaatan lahan

References


Yunus, H.S., 2000. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prawiro, S.V., 2014. Kemungkinan Perbahan Guna Lahan Akibat Pembangunan Jalan Layang Non-Tol Antasari Blok M Berdasarkan Persepsi Masyarakat. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota A SAPPK, 1(2).

Mangkoesoebroto, G., 1992. Pengaruh Pajak Atas Harga Tanah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 7(1992).

Hendrawan, W., 2010. Pola Spasial dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Lahan Kawasan Pusat Kota Madiun. Tugas Akhir. Surabaya: Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Wibisono, Y., 2016. Tancap Gas, Tol Seksi 2 Ditarget Selesai 2017.

Berita Jatim. 06 September 2016. http://beritajatim.com/ekonomi/

/tancap_gas,_tol_seksi_2_ditarget_selesai_2017.html (diakses pada 17 Oktober 2016).

Masykuroh, D.K. dan Rudiarto, I., 2016. Kajian Perubahan Penggunaan

Lahan dan Harga Lahan di Wilayah Sekitar Pintu TOL Ungaran. TATALOKA, 18(1), pp.53-66.

Rahadyan, G.A., 2015. Skenario Pengembangan Lahan Permukiman

Pasca Terbangunnya Interchange Jalan TOL Mojokerto-Kertosono di Kawasan Perkotaan Bandar Kedungmulyo Kabupaten Jombang. Tugas Akhir. Surabaya: Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Setyagama, A.S. dan Navastara, A.M., 2014. Zonasi Kawasan Terdampak Akibat Pembangunan Interchange TOL di Kabupaten Jombang. Jurnal Teknik ITS, 3(2), pp.C207-C211.

Ilham, N., Syaukat, Y. and Friyatno, S., 2004. Perkembangan dan Faktor - faktor yang Mempengaruhi Konversi Lahan Sawah serta Dampak Ekonominya. SOCA (Socio-Economic of Agriculturre and Agribusiness), 5(2).

McMillan, J.H. dan Schumacher, S., 2003. Research in Education. New York: Longman.

Sudjana, 2000. Metode Statistik. Tarsito: Bandung.

Novananda, E. dan Setiawan, R.P., 2015. Persebaran Spasial Produksi

Emisi Karbon Dioksida (CO2) dari Penggunaan Lahan Permukiman di Kawasan Perkotaan Gresik Bagian Timur. Jurnal Teknik ITS, 4(1), pp. C11-C16.

Indonesia, F. W., 2010. Modul Pelatihan Sistem Informasi Geografis. Bogor: FWI.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung