PENGARUH JALUR PEDESTRIAN TERHADAP PERILAKU PEJALAN KAKI DI BLOK M JAKARTA BERDASARKAN KONEKTIVITAS LOKASI TRANSIT

Azzahra Adnina Namira Ginting, Ardy Maulidy Navastara
Submission Date: 2017-07-26 09:33:05
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:33

Abstract


Konsep Transit Oriented Development (TOD) pada dasarnya adalah untuk mengintegrasikan jaringan jalan dengan bangunan sekitarnya dikaitkan dengan manusia sebagai penggunanya sehingga tercipta lingkungan yang walkable, aman dan nyaman. TOD didefinisikan sebagai sebuah kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi dengan tata guna lahan campuran (mixe-used).  Jakarta sebagai ibukota sekaligus kota terbesar di Indonesia masuk dalam kategori yang tidak walkable atau tidak ramah untuk kegiatan berjalan kaki.

Dalam penelitian ini lokasi transit yang diambil yaitu Kawasan Blok M karena sebagai pusat kegiatan sekunder dengan fungsi pengembangan stasiun terpadu dan titik perpindahan beberapa moda transportasi menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD). Blok M sebagai salah satu kawasan yang mendukung pengembangan tahan 1 (tahap awal) sistem MRT di Jakarta yang akan membelah dan menghubungkan Jakarta dari selatan ke utara Dipilihnya Blok M dikarenakan memiliki potensi dari sisi letak dan aksesibilitas yang ada, serta dengan adanya terminal yang ada dapat digabungkan dengan fungsinya, maka akan menjadi interchange antara beberapa jenis transportasi yang ada seperti transjakarta.

Untuk mencapai tujuan penelitian, dilakukan analisis untuk mengetahui karakteristik jalur pedestrian. Kemudian dilakukan analisis space syntax untuk mengetahui tingkat konektivitas di kawasan Blok M. Dari hasil analisis, dapat diketahui bahwa pengaruh jalur pedestrian terhadap pejalan kaki di Kawasan Blok M Jakarta adalah jarak dan waktu tempuh serta kenyamaan pejalan kaki menggunakan jalur pedestrian


Keywords


Pedestrian ways, Mass Rapid Transit Jakarta, Transit Oriented Development, Konektivitas, dan Space Syntax

References


Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. 03/PRT/M/2014. Pedomn Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan. Jakarta : KEMENPU

Joga, N., & Antar, Y. (Juli - 2007). Komedi Lenong: Satire Ruang Terbuka Hijau. Gramedia Pustaka Utama.

Carlton, I. (2009). Histories of transit-oriented development of the TOD concept. Institute of Urban & Regional Development.

ITDP. (2015). TOD Standard v2.1.

Gota, Sudhir, 2013. Walkability Surveys In Asian Cities. ADB Avenue, Pasig City, Metro Manila, Philippines

Navastara, Ardy Maulidy. 2017. Pengaruh Jalur Pedestrian Terhadap Perilaku Pejalan Kaki di Kawasan Blok M Jakarta Berdasarkan Konektivitas Titik Transit. Surabaya : Studi Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ITS (tidak dipublikasi)


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung