Penentuan Kawasan Agropolitan berdasarkan Komoditas Unggulan Tanaman Hortikultura di Kabupaten Malang

Chikita Yusuf Widhaswara, Sardjito Sardjito
Submission Date: 2017-07-27 10:09:03
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:33

Abstract


Kabupaten Malang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Timur memiliki potensi cukup besar di sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan memberikan kontribusi terhadap PDRB. Subsektor pertanian, peternakan, dan jasa pertanian serta subsubsektor tanaman hortikultura memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan. Pada subsubsektor tanaman hortikultura, tanaman buah dan sayur mempunyai nilai produksi komoditas yang tinggi jika dibandingkan dengan tanaman biofarma dan tanaman hias. Oleh karena itu, tanaman buah dan sayur cukup potensial untuk dikembangkan di Kabupaten Malang. Namun demikian, berdasarkan kondisi eksisting di lapangan menunjukkan bahwa dalam input proses produksinya masih mengalami beberapa permasalahan masih berorientasi terhadap Kota Malang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kabupaten Malang. Penelitian ini dilakukan melalui 3 (tiga) tahapan analisis. Pertama, menentukan komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kabupaten Malang dengan Analisis LQ, DLQ, dan SS. Kedua, menentukan alternatif potensial kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kabupaten Malang dengan Analisis Skalogram Guttman. Ketiga, menentukan delineasi kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kabupaten Malang dengan Analisis Teknik Overlay (dengan menggunakan bantuan Aplikasi ArcGIS 10.1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kabupaten Malang berupa jeruk siam, kentang, dan pisang. Kawasan yang sesuai sebagai kawasan agropolitan berada di Kecamatan Poncokusumo dengan kawasan pengembangan agropolitan berada di Desa Wonomulyo, Argosuko, dan Pajaran.


Keywords


kawasan agropolitan; Kabupaten Malang

References


Aisyandini, S. (2016). Arahan Pengembangan Komoditas Unggulan Subsektor Tanaman Pangan Di Kabupaten Sampang Melalui Konsep Agribisnis. Surabaya.

Anindita, R. (2008, Desember). Analisis Kinerja Sub Terminal Agrobisnis Mantung: Studi Kasus pada Pemasaran Sayuran Kubis di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Majalah Ekonomi, 03.

Arisadi, E. D. (2015). Arahan Pengembangan Kawasan Sumbing Kabupaten Magelang Sebagai Agropolitan. Surabaya.

Baladina, N. (2013, Januari). Identifikasi Potensi Komoditi Pertanian Unggulan Dalam Penerapan Konsep Agropolitan Di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. AGRISE , XIII, 01.

Basuki, A. T. (2012, April). Pengembangan Kawasan Agropolitan. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 13, 53-71.

Dewi, K. N. (2014). Pengembangan Komoditas Unggulan Sektor Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Karangasem Melalui Pendekatan Agribisnis. Jurnal Teknik POMITS, 03, 02.

Gunawan, I. (2015, Agustus). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Komoditas Unggulan Pertanian di Kabupaten Rokan Hulu. Jurnal Sungkai, 03, 1-17.

Martadona, I. (2014, November). Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Tanaman Pangan di Kota Padang. Tata Loka, 16, 234-244.

Ningsih, D. H. (2005, Mei). Pemanfaatan Analisis Spasial Untuk Pengolahan Data Spasial Sistem Informasi Geografi. Jurnal Teknologi Informasi DINAMIK Nomor 2, X, 108-116.

Oksatriandhi, B. (2014). Identifikasi Komoditas Unggulan di Kawasan Agropolitan Kabupaten Pasaman. Jurnal Teknik POMITS, 03, 01.

Rustiadi, E. d. (2007). Agropolitan Membangun Ekonomi Perdesaan. Bogor, Jawa Barat, Indonesia: Crestpent Press.

Sari, D. W. (2016). Arahan Pengembangan Kawasan Agropolitan Ngawasondat ko Komoditas Unggulan di Kabupaten Kediri.

Sunfianah, L. (2014, November). Pelaksanaan Pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Malang (Studi Kasus Kecamatan Poncokusumo). JESP , 06, 02.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung