Perbandingan Berat Material Baja pada Perencanaan Struktur Baja Sistem Rangka Pengaku Eksentris (SRPE) dengan Sistem Staggered Truss Frames (STF) pada Apartemen Purimas Surabaya

Ilham Pratama Budiono, Endah Wahyuni, Isdarmanu Judowijono
Submission Date: 2017-07-28 14:31:09
Accepted Date: 2019-06-18 12:06:05

Abstract


Pemilihan suatu sistem struktur baja penahan gempa tentunya memerhatikan bagaimana cara membuat struktur bangunan baja menjadi ringan dan kuat. Sistem rangka pengaku eksentris (SRPE) dan staggered truss frames (STF) merupakan beberapa contoh dari sistem penahan gempa pada struktur baja. Apartemen Purimas Surabaya merupakan bangunan 14 lantai yang dimodifikasi dengan menggunakan SRPE dan STF untuk dibandingkan berat material struktur utamanya pada kedua sistem tersebut. Dalam Studi ini, dilakukan perencanaan struktur baja dengan SRPE meliputi perencanaan struktur sekunder, primer dan pondasi yang mengacu pada PPIUG 1983, SNI 03-1729-2002, SNI 1729:2015, SNI 1726:2012, SNI 2847:2013 dan lain-lain. Berat material sturktur hasil dari perencanaan tersebut dibandingkan dengan hasil perencanaan STF pada studi “Studi Perilaku Staggered Truss Framing Systems pada Gedung Apartemen Purimas Surabaya”. Berdasarkan analisis dan hasil perhitungan diperoleh hasil, yaitu: pelat atap dan lantai HCS 15 cm, balok link WF400.200.8.13, bresing WF200.200.9.14, kolom CFT 400.400.14, balok induk WF300.200.7.10. Sambungan struktur utama direncanakan sebagai sambungan mutu tinggi dengan baut yang telah disesuaikan. Perencanaan pondasi menggunakan tiang pancang beton pracetak diameter 60 cm dengan kedalaman 30 m dengan 3 tipe pilecap. Berat material struktur utama pada SRPE sebesar 1105 ton, sedangkan pada STF didapatkan 763 ton.

Keywords


Struktur Baja; Gempa; Sistem Rangka Pengaku Eksentris; Staggered Truss Frames; Bangunan Apartemen

References