Visualisasi Peta Cagar Budaya menggunakan Geoportal Palapa pada Kawasan Situs Trowulan dan Gunung Penanggungan

Jayed Ali Bachtiar, Lalu Muhamad Jaelani
Submission Date: 2017-07-29 21:49:59
Accepted Date: 2018-01-09 21:27:32

Abstract


Cagar budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud kehidupan manusia, pemikiran dan perilaku yang penting untuk memahami sejarah sekaligus ilmu pengetahuan dan budaya nenek moyang kita. Di Jawa Timur ada dua kawasan cagar budaya yang telah dipilih oleh pemerintah: Penanggungan (mulai 14 Januari 2015) dan Trowulan (30 Desember 2013) sebagai cagar budaya tingkat provinsi dan nasional. Dalam penelitian ini, kami membangun infrastruktur data spasial geoportal untuk mengumpulkan, menyimpan dan memvisualisasikan distribusi spasial objek cagar budaya di kedua wilayah ini sebagai salah satu peran dalam menjaga kelestarian cagar budaya. Berdasarkan data geoportal, Situs Trowulan memiliki 80 artefak. Hal ini mengindikasikan bahwa kawasan Trowulan merupakan kawasan hunian. Sedangkan di situs Penanggungan, warisan didominasi oleh benda budaya berupa candi (sekitar 33 objek). Ini mungkin merupakan indikasi bahwa situs Penanggungan merupakan basis ritual pemujaan masyarakat purba. Secara umum, data cagar budaya yang telah berhasil dihimpun di  Situs Trowulan dan Penanggungan jenis artefak sebanyak 84 lokasi,  candi sebanyak 41 lokasi, goa sebanyak 3 lokasi, permukiman kuno sebanyak 5 lokasi, makam kuno sebanyak 6 lokasi, dan saluran air sebanyak 8 lokasi.

Keywords


Pelestarian Cagar Budaya, Geodatabase, Geoserver, Openlayer

References


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya. 2010.

M. Painho, “WebGIS as a Teaching Tool,” Proc. ESRI UC, 2001.

K. Anwar, “Potensi Wisata Budaya Situs Sejarah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan Mojokerto,” p. 105, 2009.

Afrizal, A. Sukmaaji, and T. Sutanto, “Android Personel Monitoring Location pada Institusi Kepolisian Berbasis Web,” vol. 3, no. 2, 2013.

P. Oswald and R. Astrini, “Modul Pelatihan Quantum GIS Tingkat Dasar,” 2012.

Kementerian Riset dan Teknologi, “Opengeo Suite dan Ina‐Geoportal,” vol. 2011, no. 1997, pp. 2007–2010, 2009.

F. Samopa, D. H. Murti, and O. Oktanio, “Sistem Query pada Dokumen XML dengan Menggunakan Bahasa SQL,” JUTI J. Ilm. Teknol. Inf., vol. 4, no. 2, p. 133, Jul. 2005.

Budiawan, “Aplikasi GIS Berbasis WEB Menggunakan Geoserver pada Sistem Informasi Trafo Gardu Induk di PLN Surabaya,” Undergrad. Thesis, Informatics Eng. RSIf 025.069 1 Bud a, 2010, 2010.

A. A. Hartanto and O. W. Purbo, Buku Pintar Internet: Teknologi E-Learning Berbasis PHP dan MySQL. Jakarta: Elex Media Komputindo, 2002.

S. V. B. Barus, “Sistem Informasi Geografis Berbasis Web untuk Data Histori Hotspot di Indonesia Menggunakan OpenGeo Suite 3.0,” 2014.

T. Tribinuka, “Rekonstruksi Arsitektur Kerajaan Majapahit dari Relief , Artefak dan Situs Bersejarah,” pp. 19–24, 2014.

A. Nurwahyu, S. Muhammad, and Y. H. Pamungkas, “Kajian Arsitektur Dan Fungsi Candi Kendalisada Di Situs Gunung Penanggungan,” vol. 4, no. 3, pp. 1035–1045, 2016.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung