Alternatif Perkuatan Timbunan Existing Railway Track Sta 141+100 - 141+600 "Bojonegoro - Surabaya Pasar Turi"

Yudha Pratama Narra Putra, Yudhi Lastiasih, Putu Tantri Kumala Sari
Submission Date: 2017-07-30 16:27:39
Accepted Date: 2019-06-18 12:06:06

Abstract


Padatnya lalu lintas kereta api di utara pulau jawa menyebabkan Pemerintah memrintahkan PT. KAI untuk membangun jalur rel ganda. Setelah beberapa hari pemasangan perkuatan di samping timbunan rel baru, terjadi tanda-tanda pergerakan tanah pada timbunan rel lama berupa tiang yang miring dan kelongsoran. Melihat kondisi lapangan maka PT. KAI juga meminta adanya uji stabilitas lereng pada timbunan rel lama. Dari hasil analisis tersebut diketahui bahwa SF di beberapa lokasi kurang dari 1, dimana kondisi ini menyebabkan terjadinya kelongsoran. Oleh karena itu, untuk mencegah kelongsoran dan mencegah kerusakan rel maka perlu direncanakan perkuatan timbunan rel lama tanpa membongkar rel yang sudah ada. Alternatif perkuatan yang direncanakan tidak boleh membongkar rel lama. Maka ditawarkan 4 alternatif yang pertama menggunakan perkuatan dengan cerucuk (micropile), timbunan tambahan (counterweight), dan turap beton (free standing dan berjangkar) di sisi timbunan rel lama. Pada tahap akhir dilakukan analisis perbandingan biaya material antara 4 alternatif untuk system perkuatan timbunan. Dari hasil analisis keempat perkuatan, diketahui alternatif pertama yaitu menggunakan cerucuk Prestressed Concrete Spun Pile diameter 300 mm dari PT Wijaya Karya Beton. Untuk zona 1 kedalaman cerucuk 10 m dengan jarak 1 m dan berjumlah 603 buah. Untuk zona 2 dan zona 3 kedalaman cerucuk 10 m, jarak 1 m dan jumlah 300 buah. Alternatif kedua menggunakan counterweight sebanyak 4256 m3 pada zona 1, 2430 m3 pada zona 2 dan 2162 m3 pada zona 3. Alternatif perkuatan ketiga menggunakan turap beton freestanding Corrugated Type W600 A1000 sedalam 21m untuk ketiga zona. Alternatif keempat turap berjangkar dengan teknik grouting menggunakan turap beton Corrugated Type W400 A1000 sedalam 10 m, diameter baja angker berukuran 6 cm panjang 7.5 m, dan beton grouting fc’ 50 Mpa diameter 0.3 m tinggi 1 m di ketiga zona. Dilihat dari biaya material yang ekonomis maka dipilih perkuatan cerucuk (micro pile) dengan total biaya material yang dibutuhkan pada zona 1 adalah Rp 223.688.434, untuk zona 2 adalah Rp 111.287.778, dan untuk zona 3 Rp 111.287.778. Jumlah semua biaya material cerucuk adalah Rp 446.263.990.

Keywords


Jalan Rel Bojonegoro-Surabaya Pasar Turi; Safety Factor; Cerucuk; Turap Beton; Counterweight

References