Pengaruh Variasi Holding Temperature dan Holding Time Pada Post Weld Heat Treatment Terhadap Struktur Mikro dan Distribusi Kekerasan Hasil Pengelasan Bisclad 600 dengan Metode SMAW di PT. Holcim Indonesia

Amy Reza Andrea, Lukman Noerochim, Wikan Jatimurti
Submission Date: 2018-01-16 18:35:23
Accepted Date: 2018-07-18 14:52:00

Abstract


Pengelasan terhadap material Bisclad 600 telah dilakukan dengan menggunakan metode pengelasan SMAW. Spesimen pengelasan dibuat dengan ukuran 100 mm x 100 mm x 10 mm sebanyak 6 spesimen. Proses pengelasan dilakukan dengan menggunakan parameter arus 100 A, tegangan 12 volt, dan kecepatan 100 mm/s. pengelasan dilakukan dengan dua jenis filler metal yaitu E7018-H4R untuk bagian base metal dan elektroda Ni-C1 untuk bagian hardfacing. Setelah itu, spesimen diberi perlakuan panas pada temperatur 650oC dan 750oC dengan waktu tahan sebesar 1 jam, 2 jam, dan 3 jam. Material kemudian diuji dengan liquid penetrant test, metalografi, dan kekerasan. Hasil pengujian menunjukkan adanya fasa γ Nickel pada daerah weld metal . Pada daerah HAZ dan base metal struktur mikro yang diamati adalah perlit dan dua karbida hasil transformasi isothermal dengan jenis sama. Kekerasan area las terendah dicapai oleh weld metal sedangkan kekerasan pada daerah HAZ dan base metal lebih tinggi dibanding dengan weld metal dengan distribusi kekerasan beragam.

Keywords


AWS; Base Metal; HAZ; Karbida; Weld Metal

References