Analisis Pengaruh Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Tempering Terhadap Kekerasan Material Chain Shackle yang di-Hardening sebagai Solusi Kegagalan pada Chain Shackle

Redy Rizky Santoso, Rochman Rochiem, Wikan Jatimurti
Submission Date: 2018-01-16 22:02:56
Accepted Date: 2018-07-18 14:52:01

Abstract


Bucket elevator merupakan sebuah komponen yang berfungsi untuk mengakut material yang belum terbentuk menjadi semen. dalam penggunaannya, bucket elevator di hubungkan dengan chain shackle. Chain shackle pada bucket elevator telah mengalami masalah keausan karena material tersebut tidak sesuai dengan standar DIN 745 sehingga diperlukan optimalisasi dengan perlakuan panas. Dalam penelitian ini dilakukan proses analisis pengaruh variasi temperatur dan waktu tahan tempering terhadap kekerasan material chain shackle yang di hardening sebagai solusi kegagalan pada chain shackle. Pengujian yang dilakukan meliputi uji komposisi, metalografi, hardness dan ketahanan aus. Dari hasil uji komposisi didapatkan bahwa material chain shackle adalah baja AISI 1030. kemudian diberi pelakuan hardening-tempering dengan temperatur austenisasi 850oC dan dilakukan pendinginan dengan air. Spesimen kemudian ditemper dengan temperatur 200 oC, 250 oC, dan 300 oC dengan waktu tahan tempering 1 jam dan 2 jam. Kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen dengan perlakuan tempering 200 oC dan waktu tahan 1 jam sebesar 588 HV dengan laju keausan 2mm/jam. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa kekerasan berbanding terbalik dengan laju keausan

Keywords


Bucket Elevator; Chain Shackle; Heat Treatment; Kekerasan; Ketahanan aus

References