Modifikasi Pemilihan Forwarding Node pada Dynamic Source Routing (DSR) Berdasarkan Tingkat Kestabilan Neighboring Node di VANETs

Glleen Allan M, Radityo Anggoro, Muchammad Husni
Submission Date: 2018-01-18 13:47:34
Accepted Date: 2018-07-18 14:51:59

Abstract


Vehicular Ad hoc Networks (VANETs) merupakan pengembangan dari Mobile Ad hoc Networks (MANETs), dimana node memiliki karakteristik dengan mobilitas yang tinggi dan terbatas pada pola pergerakannya. Ada banyak routing protocol yang dapat diimplementasikan pada VANETs salah satunya adalah Dynamic Source Routing (DSR). DSR termasuk dalam klasifikasi reactive routing protocol. Sebuah routing protocol yang hanya akan membuat rute ketika ada paket yang ingin dikirim. Modifikasi akan dilakukan pada proses pengiriman paket route request (RREQ), dengan cara mengeliminasi jumlah neighbor node yang bertugas mengirim ulang (rebroadcast) paket RREQ. Hal ini dilakukan dengan cara melihat jumlah node tetangga dari tiap node, jika node tersebut memiliki jumlah node tetangga lebih dari threshold, maka node tersebut yang bisa melakukan proses rebroadcast. Jika paket RREQ sampai pada node tujuan, maka node tujuan akan mengirim paket route reply (RREP) ke node asal. Lalu rute untuk pengiriman paket akan terbentuk. Modifikasi yang dilakukan akan menghasilkan routing overhead dan forwarded route request yang lebih kecil daripada routing protocol DSR yang asli. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa DSR yang telah dimodifikasi menghasilkan peningkatan rata-rata packet delivery ratio sebesar 5.41%, rata-rata penurunan routing overhead sebesar 50.72%, dan juga rata-rata penurunan forwarded route request sebesar 16.9%.

Keywords


DSR; Forwarding Node; Threshold; VANETs

References