Identifikasi Faktor Keberhasilan Pengelolaan Distribusi Retail Energi Listrik di PLN Unit Layanan Salatiga

Wahyu Nugraheni, Nugroho Priyo Negoro, Syafi’i M
Submission Date: 2018-01-22 15:44:40
Accepted Date: 2018-06-07 14:13:54

Abstract


PT PLN Persero saat ini melakukan pilot project distribusi retail energi listrik yang disebut service point di PLN Unit Layanan Salatiga. Service point (SP) merupakan suatu sistem dimana PLN tidak lagi menggunakan unit layanan tiga layer (distribusi, area, rayon), tetapi hanya dua layer (distribusi dan area). Tujuan penerapan SP adalah untuk melakukan peningkatan efektivitas, efisiensi, kualitas operasi dan pelayanan dengan mengubah prosedur pelayanan dan mekanisme fungsi administrasi. Penerapan service point di PLN Unit Layanan Salatiga merupakan satu-satunya proyek percontohan yang berhasil dan masih diterapkan hingga saat ini. Dalam rangka mengetahui ketercapaian penerapan SP, perusahaan perlu mengetahui faktor keberhasilannya. Sehingga perusahaan dapat mengetahui faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam menerapkan service point ke depannya, mengingat keberhasilan SP akan di duplikasi di PLN Unit lainnya di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah in-depth interview untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan SP. Faktor keberhasilan tersebut akan dikelompokkan menjadi empat perspektif balanced scorecard (BSC). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 16 faktor keberhasilan yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan service point ke depannya.

Keywords


balanced scorecard; faktor keberhasilan; service point

References