Studi Pemetaan Persebaran Sedimen Boezem Morokrembangan

Rahmah Fitrianingtyas, Agus Slamet
Submission Date: 2018-01-23 00:26:05
Accepted Date: 2018-07-18 14:52:01

Abstract


Boezem Morokrembangan Sisi Selatan merupakan salah satu retention basin atau embung pengendali banjir di Kota Surabaya yang memiliki 2 inlet saluran drainase yaitu Kali Greges dan Kali Purwodadi. Kedua saluran tersebut merupakan badan air kelas IV menurut PP No.82/2001 yang tertuang dalam PERDA Kota Surabaya No. 02 Tahun 2004. Penelitian dilakukan 2 tahap yaitu observasi di lapangan dan analisis pemetaan persebaran sedimen dengan Surfer 10. Hasil penelitian ini didapatkan laju akumulasi lumpur berdasarkan pengukuran dengan metode Imhoff cone pada air Boezem Morokrembangan sisi selatan adalah 11010,30 sampai 12653,64 m3/tahun dan dengan metode mass balance adalah 4481,22 sampai 5150,04 m3/tahun. Dari peta persebaran atau isokonsentrasi total suspended solid menggunakan Surfer 10 menunjukkan perubahan yang dinamis yaitu terjadi penurunan dari inlet menuju tengah Boezem dan meningkat menuju ke outlet. Kondisi tersebut disebabkan oleh adanya pengerukan dan pertumbuhan alga.  Pada tepi Boezem juga menunjukkan adanya dead zone yang disebabkan oleh aliran air rendah dan adanya alga pada perairan. Rekomendasi penanganan pengendapan sedimen atau lumpur di Boezem Morokrembangan dapat menggunakan barrier dan menggunakan eceng gondok (Eichornia crassipes).

 


Keywords


Akumulasi Lumpur; Boezem Morokrembangan; Pemetaan Sedimen; Surfer 10

References