Penentuan Lokasi Kawasan Industri Tekstil Terpadu di Kabupaten Majalengka

Irwan Bisri Rianto, Eko Budi Santoso
Submission Date: 2018-01-23 12:13:31
Accepted Date: 2018-07-18 14:52:00

Abstract


Kabupaten Majalengka merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang direncanakan sebagai pengembangan kawasan industri tekstil Jawa Barat. Kecamatan Ligung dan Kecamatan Jatitujuh merupakan kawasan peruntukan industri terutama sebagai pengembangan industri tekstil. Kabupaten Majalengka sebagai bagian dari wilayah pengembangan kawasan Ciayumajakuning memiliki arahan dari Departemen Perindustrian Republik Indonesia untuk merelokasi kawasan industri tekstil dan produk tekstil dari Bandung Selatan ke Kabupaten Majalengka. Hal ini disebabkan sektor industri di Kabupaten Bandung Selatan mengalami kejenuhan. Penelitian ini menggunakan teori lokasi dan pengembangan kawasan industri dengan menggunakan analisis Delphi untuk mengindentifikasi variabel-variabel yang berpengaruh terhadap penentuan lokasi kawasan industri tekstil menurut preferensi stakeholder, analsisis AHP untuk menentukan tingkat kepentingan dari variabel - variabel, dan analisis GIS Overlay untuk menentukan lokasi kawasan industri tekstil terpadu. Dari hasil penelitian terdapat lima indikator yang berpengaruh terhadap penentuan lokasi kawasan industri tekstil terpadu yaitu tapak/lahan, risiko bencana, utilitas, aksesibilitas, dan prinsip pengembangan kawasan. Dari hasil analisis overlay didapatkan hasil berupa peta lokasi terpilih yang dapat digunakan sebagai lokasi kawasan industri tekstil terpadu. Tingkat kesesuaian kawasan industri paling tinggi berada rentang 0.8924-1. Dari hasil analisis diperoleh bahwa lahan yang sesuai untuk dijadikan kawasan industri tekstil terpadu seluas 2.325 Ha tersebar di Kecamatan Jatitujuh dan Ligung dengan luas per kawasan yaitu 54,9 ha hingga 319,6  ha.


Keywords


Penentuan Lokasi; Kawasan Industri Tekstil Terpadu; Delphi; AHP; GIS Overlay

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung