Analisis Rework Terhadap Biaya pada Proyek Pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar Surabaya dengan Metode Fault Tree Analysis (FTA) dan Expected Monetary Value (EMV)

Hansel Samuel Eiros Saragih, I Putu Artama Wiguna
Submission Date: 2018-01-26 08:41:02
Accepted Date: 2018-06-07 14:13:54

Abstract


Pada pelaksanaan proyek konstruksi, besar kemungkinan untuk terjadi rework. Rework merupakan salah satu faktor dalam terjadinya pembengkakan biaya dalam suatu proyek konstruksi, terutama pada proyek high rise building. Telah banyak penelitian yang membahas mengenai rework. Namun sangat jarang yang membahas mengenai dampak rework terhadap biaya menggunakan metode EMV (Expected Monetary Value). Objek pada penelitian ini adalah proyek pembangunan Apartemen Gunawangsa Tidar Surabaya, periode 2015-2017 yang mengalami pembengkakan biaya akibat rework. Oleh karena itu, perlunya diadakan penelitian terhadap biaya akibat faktor-faktor penyebab terjadinya rework pada proyek tersebut. Variabel rework didapat pertama dari studi pustaka dan survey lapangan. Variabel rework kemudian divalidasi kepada beberapa responden yang terlibat untuk mengetahui item-item rework yang terjadi pada proyek. Untuk mengetahui item-item rework yang paling sering terjadi didepatkan dengan menghitung Mean dan Standar Deviasi. Item-item rework tersebut didesain Fault Tree Analysis (FTA) nya, lalu dicari probabilitas setiap Basic Event. Nilai Basic Event digunakan untuk menghitung probabilitas Intermediate Event dan Top Event. Setelah didapat nilai probabilitas, dilanjutkan dengan menghitung dampak (impact) terhadap biaya, untuk menghitung Expected Monetary Value (EMV). Hasil dari penelitian ini adalah item-item rework yang sering terjadi pada proyek, seperti repair kolom/shearwall yang melembung, repair kolom/shearwall yang keropos, repair kolom/shearwall yang retak, dan repair precast facade yang retak gompal. Faktor-faktor penyebab utama dari setiap item rework tersebut dikarenakan adanya Kesalahan Pelaksanaan di Lapangan (Intermediate Event B) dan Kesalahan Manajerial oleh Site Engineering (Intermediate Event C), dengan biaya perkiraan (Expected Monetary Value) yang terkecil adalah Rp 20.664,00 dan yang terbesar Rp 510.000,00.

 


Keywords


Rework; Fault Tree Analysis; Expected Monetary Value

References