Sistem Autentikasi Biometrik berbasis Fitur Spektrum Sinyal Elektroensefalografi

Jeff L Gaol, Muhammad Rivai, Tasripan Tasripan
Submission Date: 2018-07-19 02:31:44
Accepted Date: 2019-04-22 14:15:30

Abstract


Sistem autentikasi terkini memiliki kelemahan, seperti kehilangan kartu dan kunci, dan rentannya keamanan saat memasukkan sandi dan Personal Identification Number. Sistem autentikasi biometrik, sidik jari dan retina, juga memiliki kelemahan, yaitu dapat ditiru penipu. Pada penelitian ini, digunakan sinyal elektroensefalografi (EEG) sebagai modalitas baru dalam autentikasi biometrik, karena sifatnya yang tidak sadar dan sulit diimitasi dengan artefak yang bukan organisme hidup. Konfigurasi elektroda yang digunakan adalah Fp2 untuk sinyal masukan, A1 referensi, dan A2 common-mode. Elektroda yang digunakan adalah elektroda Ag/AgCl sekali pakai. Perangkat keras instrumentasi sinyal EEG melingkupi filter radio frequency interference, proteksi, penguat instrumentasi, common-mode rejection, penghilang tegangan DC diferensial, penguat tak membalik, low-pass filter frekuensi cut-off 72Hz, high-pass filter 0,23Hz, notch filter 50Hz, isolasi, adder, dan dikonversi digital dengan ADS1115. Total penguatannya  adalah 30.375,62x. Sinyal digital kemudian dikirim ke Arduino Nano dan diproses Personal Computer untuk pengolahan sinyal. Sinyal kemudian difilter Butterworth orde 3 frekuensi cut-off 4-14Hz, diberi window Hamming, dianalisis spektrum frekuensinya menggunakan Fast Fourier Transform, dikelompokkan dalam 128 bin, dan dinormalisasi. Fitur disimpan menggunakan Microsoft SQL Server dan dikenali Jaringan Syaraf Tiruan. Persentase keberhasilan verifikasi mencapai 96% untuk autentikasi lima subyek. Pembelajaran mesin kemudian diintegrasikan dengan antar-muka real-time, dan didapati keberhasilan verifikasi 80%.

Keywords


biometrik; EEG; Jaringan Syaraf Tiruan; sinyal alfa

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung