Kulit Kerang Sebagai Media Alternatif Filter Anaerobik Untuk Mengolah Air Limbah Domestik

Risma Aulia Rokhmadhoni, Bowo Djoko Marsono
Submission Date: 2019-01-27 00:25:16
Accepted Date: 2019-07-03 14:27:36

Abstract


Lebih dari 3 ton limbah kulit kerang setiap minggunya dihasilkan dan dibuang di pinggir Pantai Kenjeran. Penelitian memanfaatkan limbah kulit kerang sebagai media anaerobic filter. Variasi penelitian yang digunakan adalah variasi waktu detensi (Empty Bed Contact Time) dan variasi ketebalan media yang digunakan. Variasi waktu detensi yang digunakan adalah 24; 30 dan 36 jam. Sedangkan variasi ketebalan media yang digunakan adalah tebal media 55 ; 80  dan 122 cm. Penelitian dilakukan dengan mulainya proses seeding dan aklimatisasi yang berlangsung selama 10 hari hingga kondisi reaktor berada dalam kondisi steady state. Penelitian utama dilakukan selama 7 hari dengan menguji parameter COD, TSS dan BOD. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai removal untuk parameter COD dan BOD tertinggi adalah 80,6 dan 89,91 persen pada tebal media 122 cm dan HRT 36 jam. Sedangkan untuk parameter TSS, didapatkan hasil removal terbaik pada tebal media 80 cm dan HRT 24 jam dengan removal 91,76 persen.


Keywords


anaerobic filter; ketebalan media; kulit kerang; waktu detensi; zat organik

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung