Analisis Sour Corrosion pada Baja ASTM A36 Akibat Pengaruh Asam Sulfat dengan Variasi Temperatur dan Waktu Perendaman di Lingkungan Laut

Ray Adam Baihaqi, Herman Pratikno, Yoyok Setyo Hadiwidodo
Submission Date: 2019-07-26 21:58:27
Accepted Date: 2020-02-19 00:00:00

Abstract


Pada industri maritim masalah korosi merupakan masalah yang serius yang terjadi pada logam karena bisa mengurangi nilai ekonomis dari logam tersebut. Logam yang paling banyak digunakan pada industri maritim adalah Baja ASTM A36 yang merupakan baja karbon rendah dengan kandungan karbon 0,25% sampai 0,29%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variasi medium perendaman, temperatur dan waktu perendaman terhadap laju korosi Baja ASTM A36. Pada medium perendaman menggunakan dua variasi yaitu medium NaCl 3,5% yang merupakan medium air laut buatan dan medium NaCl 3,5% + H2SO4 0,5 M. Kemudian untuk variasi temperatur adalah 20˚, 30˚, 40˚ C. Dan variasi waktu perendaman yang digunakan 24, 72, 120 dan 168 jam. Hasil dari uji immersion corrosion test menunjukkan nilai laju korosi tertinggi terjadi pada Baja ASTM A36 yang direndam pada medium NaCl 3,5% + H2SO4 0,5 M dengan temperatur perendaman 40˚ C yang menunjukkan nilai laju korosi 37,584 mmpy (24 jam), 31,965 mmpy (72 jam), 23,795 mmpy (120 jam), 19,375 mmpy (168 jam), kemudian pada material sampel uji tersebut terjadi korosi seragam dan korosi batas butir. Nilai laju korosi tertinggi pada medium perendaman NaCl 3,5% terjadi pada Baja ASTM A36 yang direndam pada temperatur 40˚ C yang menunjukkan nilai laju korosi 0,098 mmpy (24 jam), 0,105 mmpy (72 jam), 0,081 mmpy (120 jam), 0,063 mmpy (168 jam), kemudian pada material sampel uji tersebut terjadi korosi seragam dan korosi sumuran. Hasil penelitian ini didapatkan adanya senyawa H2SO4 dan temperatur yang tinggi dapat mempercepat laju korosi di lingkungan laut.


Keywords


Korosi; Baja ASTM A36; Immersion Corrosion Test; Laju Korosi

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung