Identifikasi Pola Distribusi dan Pola Hubungan Elemen Spatial Archaeology pada Satdia Dakwah Sunan Ampel di Kawasan Cagar Budaya Ampel Surabaya

Fepby Pujiati Rohhana, Karina Pradinie Tucunan
Submission Date: 2019-07-29 19:58:14
Accepted Date: 2019-12-18 00:00:00

Abstract


Kota Surabaya memiliki berbagai potensi wisata heritage yang memiliki nilai sejarah tersendiri, salah satunya adalah kawasan Islamic heritage di kawasan Ampel yang menjadi pusat keislaman tertua di Surabaya. Warisan budaya yang ada di suatu kawasan akan mencerminkan ciri kas identitas kawasan yang dapat diketahui melalui bangunan-bangunan peninggalannya dan ide-ide di dalam masyarakat yang masih dipakai hingga sekarang. Warisan budaya di kawasan Ampel belum sepenuhnya mencerminkan identitas kawasan. Kawasan Ampel hanya terfokus pada bangunan tunggal seperti Masjid dan Makam Sunan Ampel saja tanpa menghubungkan dengan bangunan lain, sehingga belum memanfaatkan potensi kawasan Ampel secara keseluruhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola distribusi dan pola hubungan elemen spatial archaeology di kawasan Ampel pada masa awal masuknya Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik kualitatif. Peneliti menggunakan data sekunder dari Pemerintah Kota Surabaya, survei lapangan, dan hasil wawancara dari narasumber. Sedangkan analisa menggunakan pendekatan kajian spatial archaeology. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sebaran elemen spatial archaeology yang ditemukan membentuk pola distribusi berbentuk pola clustered atau mengelompok di area pusat kawasan yaitu Masjid Sunan Ampel, sedangkan pola hubungannya membentuk pola hubungan sacral-sakral di area Masjid dan Makam Sunan Ampel, dan pola hubungan profane-profan di area gapura yang menjadi batas kawasan. Sehingga didapatkan bahwa kawasan Ampel pada stadia dakwah Sunan Ampel menjadikan nilai religi sebagai nilai yang disakralkan, sehingga area dengan nilai religi menjadi area pusat kegiatan di kawasan Ampel. Dan ide tersebut masih diterapkan hingga sekarang.

Keywords


Ampel; Kawasan Islamic Heritage; Spatial Archaeology

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung