Arahan Peningkatan Daya Tarik Pariwisata di Kawasan Pecinan Kota Lama Kembang Jepun Surabaya

Muhammad Luthfi Amrullah, Arwi Yudhi Koswara
Submission Date: 2020-01-30 13:17:10
Accepted Date: 2020-07-17 00:00:00

Abstract


Bagian Kota Surabaya ini masih dipertahankan dari sisi bangunan yang harus dilestarikan telah disusun peraturannya yaitu Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 5 Tahun 2005 tentang Pelestarian Bangunan dan atau Lingkungan Cagar Budaya. Menurut Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK) UP Tanjung Perak Surabaya 2011-2031, kawasan Kembang Jepun diarahkan sebagai wilayah perencanaan bangunan cagar budaya Pecinan golongan C, dilaksanakan sesuai ketentuan Perda No. 5 tahun 2005 Bab IV Pasal 16 melalui Revitalisasi atau Adaptasi, dengan pengembangan zona wisata kuliner dan wisata sejarah, budaya, dan arsitektural. Berdasarkan peraturan yang sudah berlaku dan ditetapkan masih belum terlaksana sepenuhnya. Fungsi kawasan cagar budaya yang ditetapkan dikawasan pecinan Kota Surabaya masih butuh penambahan atau revitalisasi dari segi infarstruktur maupun bangunan tua yang merupakan aset Kota Surabaya. Perlu arahan untuk meningkatkan nilai kawasan tersebut karena adanya potensi pariwisata yang masih belum dimanfaatkan sepenuhnya.dari kondisi diatas diperlukan arahan untuk meningkatkan daya tarik pariwisata kawasan tersebut. Untuk mendapatkan arahan tersebut diperlukan tahapan sebagai berikut (1) Mengidentifikasi karakteristik Kawasan Pecinan berdasarkan potensi kawasan tersebut menggunakan analisis deskriptif. (2) Menentukan Faktor peningkat daya tarik pariwisata ke Kawasan Pecinan menggunakan metode analisis delphi. (3)merumuskan Arahan peningkatan daya tarik pariwisata kawasan pecinan kembang jepun Kota Surabaya menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menghasilkan dari penelitian ini adalah arahan pada setiap faktornya, seperti revitalisasi bangunan heritage, pelestarian budaya khas kawasan pecinan yang bisa dilaksanakan melalui acara tahunan, dan kebetuhan akan kelembagaan yang mengelola kawasan pecinan secara terpadu.

Keywords


Delphi; Revitalisasi; Cagar Budaya; Pariwisata; Daya Tarik.

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung