Pengendalian Perubahan Pemanfaatan Lahan Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Untuk Mendukung Program Lumbung Pangan Nasional)

Rizky Rangga Wijaksono, Ardy Maulidy Navastara
Submission Date: 2012-07-27 10:30:04
Accepted Date: 2012-09-28 09:10:06

Abstract


Potensi besar yang dimiliki Kabupaten Banyuasin sebagai sentra pertanian tanaman pangan tidak sejalan dengan program Sumatera Selatan sebagai Lumbung Pangan Nasional, hal ini dikarenakan kegiatan perubahan pemanfaatan lahan yang semakin marak terjadi di Kabupaten Banyuasin. Oleh karena itu perlunya arahan pengendalian pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin.

Tujuan penelitian adalah mendapatkan arahan pengendalian konversi lahan pertanian tanaman pangan yang dilakukan dengan lima tahapan analisis yaitu pengidentifikasian karakteristik perubahan dengan analisis deskriptif, menganalisis dampak perubahannya terhadap kapasitas produksi padi dengan analisis deskriptif dan penentuan tipologi perubahan pemanfaatan lahan digunakan analisis data kuartil. Penentuan faktor yang berpengaruh dengan menggunakan analisis delphi, menganalisis kriteria pengendalian dengan analisis deskriptif dan merumuskan  arahan pengendalian perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan dengan analisis triangulasi.

Jenis perubahan lahan pertanian terbesar mengarah ke penggunaan perkebunan  sebesar 50 % dan permukiman sebesar 30 % dengan laju perubahan pemanfaatan lahan pertanian tanaman pangan di Kabupaten Banyuasin adalah 19.206 Ha/Tahun. Hal ini berbanding lurus dengan semakin meningkatnya kapasitas produksi tanaman pangan yang hilang sebesar 563.999 Ton dari Tahun 2007-2010. Berdasarkan laju dan dampak konversi lahan tersebut, diketahui tipologi konversi lahan pertanian tanaman pangan, yakni Tipologi I (Kecenderungan dampak dan laju tinggi), Tipologi II (Kecenderungan dampak dan laju sedang), Tipologi III (Kecenderungan dampak dan laju rendah). Ketiga tipologi ini memberikan gambaran karakteristik konversi lahan pertanian tanaman pangan yang terjadi di Kabupaten Banyuasin. Melalui tipologi tersebut dijelaskan bahwa konversi lahan pertanian yang terjadi dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut: perkembangan investasi, perkembangan demografi, implementasi hukum, pengawasan pengendalian lahan pertanian tanaman pangan, potensi hasil pertanian tanaman pangan, produktivitas hasil pertanian tanaman pangan, danperkembangan kota.Arahan pengendalian yang dihasilkan adalah Penerapan Zoning regulation dengan menetapkan Tipologi I menjadi Kawasan Pangan Abadi yang tidak boleh dikonversi,Pemulihan fungsi lahan pertanian tanaman pangan melalui penggantian lahan yang dikonversi di tempat lain (dengan penghitungan luas dan produksi yang setar

Keywords


arahan pengendalian, ketahanan pangan, faktor yang berpengaruh, perubahan pemanfaatan lahan

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS.