Penentuan Prioritas Pengembangan KAPET DAS KAKAB Di Kabupaten Barito Selatan

Andrea Yuandiney, Eko Budi Santoso
Submission Date: 2013-08-19 09:27:28
Accepted Date: 2013-08-28 09:30:47

Abstract


Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (KAPET) merupakan alat pegembangan wilayah yang dibuat pemerintah pusat untuk menghilangkan disparitas antara Kawasan Timur Indonesia dengan Kawasan Barat Indonesia. Kabupetan Barito Selatan merupakan satu dari empat kabupaten yang termasuk dalam KAPETĀ  Daerah Aliran Sungai Kapuas Kahayan Barito yang terdapat di Provinsi Kalimantan tengah (KAPET DAS KAKAB). KAPET DAS KAKAB sebagai alat pengembangan wilayah masih belum mampu menjalankan fungsinya. Oleh karena itu perlu penelitian untuk menentukan prioritas pengembangan KAPET DAS KAKAB berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerjanya. Tujuan penelitian adalah menentukan prioritas pengembangan KAPET DAS KAKAB di tiap kecamatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode service quality dan metode Importance Performance Analysis. Metode service quality digunakan untuk menentukan kinerja faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan KAPET DAS KAKAB. sedangkan metode Importance Performance Analysis untuk menentukan faktor-faktor prioritas dalam pengembangan KAPET DAS KAKAB.Variabel-variabel pengembangan KAPET DAS KAKAB dibagi menjadi 4 prioritas pada tiap kecamatan. Prioritas 1 merupakan kelompok variabel yang mempengaruhi pengembangan KAPET DAS KAKAB namun pengembangannya belum sesuai dengan harapan, Prioritas 2 adalah kelompok yang dianggap penting dan pengembangannya sudah baik, prioritas 3 adalah kelompok yang kurang penting pengaruhnya dan masih kurang berkembang, prioritas 4 adalah kelompok yang kurang penting pengaruhnya dan pengembangan berlebih


Keywords


Pengembangan wilayah; prioritas

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung