Analisis Perubahan Distribusi Urban Heat Island (UHI) di Kota Surabaya Menggunakan Citra Satelit Landsat Multitemporal

Arik Yumna Pratiwi, Lalu Muhamad Jaelani
Submission Date: 2020-08-12 11:13:50
Accepted Date: 2021-01-25 18:56:41

Abstract


Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta, dimana jumlah penduduk kota Surabaya setiap tahunnya selalu mengalami kenaikan. Peningkatan populasi penduduk di wilayah perkotaan dapat mengubah pola ruang kawasan perkotaan. Pengunaan lahan akan bergeser dari keperluan pertanian menjadi keperluan tempat tinggal, kawasan bisini/industri dan aktivitas lainnya. Perubahan tutupan lahan ini akan berdampak pada kondisi iklim dan cuaca di kawasan perkotaan sehingga menyebabkan terjadinya fenomena Urban Heat Island (UHI). Pemantauan fenomena ini diperlukan di perkotaan yang mengalami perkembangan pesat, termasuk di Kota Surabaya. Pada penelitian ini akan dianalisis perubahan distribusi Urban Heat Island (UHI) di Kota Surabaya pada tahun 2002, 2014, dan 2019 menggunakan Citra Landsat 7 (ETM+) dan Citra Landsat 8 (OLI/TIRS). Langkah awal yang dilakukan berupa perhitungan Land Surface Temperature (LST) dengan metode Single-Channel Algorithm, kemudian dilakukan analisis distribusi UHI dengan metode Ambang Batas dan Hot Spot Analysis (Getis-Ord Gi*). Hasilnya didapatkan nilai suhu permukaan rata-rata Kota Surabaya untuk tahun 2002, 2014, dan 2019 secara berurutan sebesar 29,094°C; 26,889°C; dan 27,130°C. Uji korelasi Pearson Product Moment dilakukan antara LST dengan suhu lapangan, diperoleh hasi koefisien korelasi (Rxy) sebesar 0,449. Terakhir, dari peta distribusi UHI metode Ambang Batas, luas area yang terdampak UHI selalu mengalami penurunan dari tahun 2002 ke 2014, dan 2014 ke 2019 dengan luas penurunan masing-masing sebesar 0,760 km2 dan 7,995 km2. Hal yang sama juga terjadi untuk metode Hot Spot Analysis, dengan luas penurunan pada tahun 2002 ke 2014, dan 2014 ke 2019 sebesar 2,027 km2 dan 31,168 km2.

Keywords


Ambang Batas; Hot Spot Analysis; Land Surface Temperature; Single Chanel Algorithm; Urban Heat Island.

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung