Pra Desain Pabrik Minyak Kayu Putih dari Daun Kayu Putih

Muhammad Ridlo Mumtazy, Sekar Tri Wulan Amelia, Annas Wiguno, Kuswandi Kuswandi
Submission Date: 2020-08-23 21:10:09
Accepted Date: 2021-02-01 10:39:09

Abstract


Defisit produksi minyak kayu putih Indonesia selama ini dicukupi dengan melakukan impor dari negara lain dimana seharusnya Indonesia mampu memproduksi sendiri dengan potensi kekayaan alam yang dimilikinya. Diperkirakan pada tahun 2019 Indonesia memiliki permintaan minyak kayu putih sebesar 4500 ton dan harus melakukan impor sebesar 2000 ton. Dilatarbelakangi hal tersebut, dibuat rancangan pra desain pabrik minyak kayu putih dengan kapasitas produksi sebesar 150 ton/tahun. Menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) yang meninjau ketersediaan bahan baku, pemasaran, sumber energi listrik dan air, sumber tenaga kerja, aksesabilitas dan fasilitas transportasi, hukum dan peraturan, iklim dan topografi, dipilih Kutawaru, Cilacap, Jawa Tengah sebagai lokasi pendirian pabrik. Bahan baku yang digunakan pada pabrik minyak kayu putih adalah daun kayu putih. Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI), spesifikasi produk minyak kayu putih yang dihasilkan diharapkan memiliki kandungan 1,8-cineole sebesar 50-60%. Proses produksi minyak kayu putih meliputi proses steam distillation, condensation, decantation, dan vacuum distillation. Dibuat sistem utilitas steam generation untuk memenuhi kebutuhan steam pada proses berupa superheated steam. Steam dihasilkan 4 dari Boiler Feed Water (BFW) dengan bahan bakar berupa briket yang berasal dari limbah daun dari proses steam distilation. Analisis ekonomi dibuat dengan asumsi pemenuhan modal yang terdiri dari 60% modal sendiri dan 40% modal pinjaman, laju inflasi 3% per tahun, masa konstruksi dua tahun. Diperoleh hasil perhitungan Total Capital Investment (TCI) sebesar Rp 69.473.773.953, Working Capital Investment (WCI) Rp 46.046.229.261; Fixed Capital Investment (FCI) Rp 23.427.544.692; Total Production Cost (TPC) Rp 92.582.033.198; Internal Rate of Return (IRR) 32,2%; Pay Out Time (POT) 4,68 tahun; dan Break Even Point (BEP) 67,84%.

Keywords


Cineole; Minyak Atsiri; Minyak Kayu Putih; Pra Desain Pabrik; Steam Distillation.

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung