Model Probabilitas Alih Moda Sepeda Motor Ke Angkutan Kota di Kecamatan Bekasi Timur

Ginanjar Prayogo
Submission Date: 2016-01-29 13:32:10
Accepted Date: 2016-03-18 02:12:15

Abstract


Keberadaan angkutan kota yang kurang diminati pelaku pergerakan memicu peningkatan penggunaan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor. Share penggunaan angkutan kota di Kota Bekasi berada pada kisaran 24% dan 76% pengguna kendaraan pribadi dengan komposisi dominasi sepeda motor sebesar 64% dan 20% pengguna mobil sisanya berupa kendaraan lainnya. Tingginya angka pengguna kendaraan pribadi terjadi karena kurang optimalnya fungsi angkutan kota sebagai moda pemenuh kebutuhan transportasi. Dengan kondisi tersebut mengakibatkan dominasi kendaraan pribadi khususnya sepeda motor yang berdampak pada kemacetan jalan akibat kepadatan kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model probabilitas pemilihan moda antara sepeda motor dan angkutan kota, yang dilakukan melalui identifikasi kondisi eksisting sepeda motor dan angkutan kota berdasarkan atribut pelayanannya, selanjutnya diolah menggunakan teknik regresi logistik biner. Hasil analaisis menunjukkan bahwa probabilitas pemilihan moda eksisting di Kecamatan Bekasi Timur hanya sebesar 0.003% penggunaan angkutan kota dan 99.997% penggunaan sepeda motor. Probabilitas alih moda ke angkutan kota dapat ditingkatkan dengan meningkatkan keamanan, waktu tunggu, waktu tempuh, dan kenyamanan angkutan kota.


Keywords


Angkutan kota; logit biner; pilihan moda; sepeda motor

References