Perencanaan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik di Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo

Fajar Arinal Khaq, Agus Slamet
Submission Date: 2017-07-26 12:17:03
Accepted Date: 2017-09-25 00:00:00

Abstract


Air limbah domestik dari rumah tangga yang tidak diolah menyebabkan berbagai pencemaran lingkungan. Sustainable Development Goals (SDGs) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019 telah mentargetkan 100:0:100 dimana salah satu aspeknya adalah air limbah, maka Kabupaten Sidoarjo direncanakan akan membangun Sistem Penyaluran Air Limbah (SPAL) dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pada umumnya, IPAL dipandang buruk karena menimbulkan bau, maka dibutuhkan inovasi teknologi hijau. Daerah perencanaan terletak di 3 Kelurahan yaitu Kelurahan Magersari, Jati, dan Pagerwojo yang dibagi menjadi 3 cluster dengan jumlah penduduk keselurahan 37.535 orang. Desain SPAL yang digunakan adalah shallow sewer serta kombinasi IPAL dengan sistem Anaerobic Baffle Reactor (ABR) dan Hybrid Aero-Plant Reactor System (HAPS) secara komunal. Kualitas influen yang diolah adalah BOD 162 mg/L, COD 268 mg/L, TSS 210 mg/L, amonia 48,57 mg/L, dan total coliform 22 x 108 MPN/100 mL. Baku mutu yang digunakan adalah peraturan Kementrian Lingkungan Hidup No. 68 Tahun 2016 tentang air limbah domestik. Hasil desain menunjukan sistem penyaluran menggunakan pipa PVC dengan diameter 100–200 mm. Lahan yang dibutuhkan untuk IPAL cluster I seluas 250 m2, cluster II seluas 235 m2, dan cluster III seluas 122,5 m2. Anggaran biaya investasi yang dibutuhkan untuk cluster I sebesar Rp 17.936.035985, kemudian untuk cluster II sebesar Rp 15.040.856.211, dan untuk cluster III sebesar Rp 8.183.280.455. Anggaran biaya operasi dan pemeliharaan dibutuhkan sebesar Rp 8.000/Kepala Keluarga setiap bulan.

Keywords


Aerobic; Aerobic; Organica; Sidoarjo; SPAL

References