Analisis Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Tower Caspian Grand Sungkono Lagoon

Steffanie Christarindra, Cahyono Bintang Nurcahyo
Submission Date: 2020-08-07 15:44:40
Accepted Date: 2021-01-25 18:56:23

Abstract


Proyek pembangunan Tower Caspian Grand Sungkono Lagoon di Kota Surabaya mengalami keterlambatan, dengan penyebab utamanya adalah karena terjadinya adendum nilai kontrak pada bulan Desember 2019. Sehingga proyek yang awalnya direncanakan akan berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 mengalami kemunduran hingga 30 April 2020. Adendum tersebut terjadi karena banyaknya Variation Order (VO) akibat adanya perubahan desain dan pekerjaan baru seperti landscape, yang menjadi pemicu terjadinya keterlambatan pada proyek pembangunan Tower Caspian Grand Sungkono Lagoon. Untuk mengidentifikasi item-item pekerjaan yang mengalami keterlambatan, dilakukan analisis pada data laporan progres mingguan proyek. Item-item pekerjaan tersebut dikelompokkan berdasarkan lintasan kritis dan lintasan non kritis. Untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan pada pekerjaan tersebut, dilakukan wawancara terstruktur terhadap responden menggunakan alat bantu berupa kuesioner. Keterlambatan pada setiap item pekerjaan tersebut juga dibuktikan melalui metode Perhitungan Kinerja Jadwal Proyek. Metode ini akan memberikan informasi status kinerja proyek tiap item pekerjaan yang mengalami keterlambatan pada suatu periode pelaporan berdasarkan hasil perhitungan indeks kinerja jadwal proyek. Item pekerjaan yang mengalami keterlambatan dan faktor-faktor penyebabnya tersebut kemudian dimodelkan hubungannya dengan Decision Tree dalam bentuk diagram dan pohon logika. Pada akhir penelitian, faktor utama penyebab keterlambatan pada setiap item pekerjaan tersebut dianalisis berdasarkan nilai Independent Probability pada setiap faktor penyebab yang didapatkan dari wawancara terstruktur kedua. Hasil akhir dari penelitian ini adalah ditemukan 1 item pekerjaan yang mengalami keterlambatan pada lintasan kritis dan 4 item pekerjaan yang mengalami keterlambatan tidak pada lintasan kritis pada tiap bulannya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari, Februari dan Maret 2020; sehingga terdapat total 15 buah pekerjaan yang mengalami keterlambatan. Faktor utama yang menjadi penyebab dari keterlambatan item-item tersebut adalah ketersediaan tenaga kerja, kurangnya produktifitas dan efisiensi dari peralatan, pembayaran oleh pemilik proyek, permasalahan keuangan seperti kesulitan keuangan / masalah ekonomi, dan keterlambatan dalam pembuatan dokumen desain.

Keywords


Decision Tree; Faktor Penyebab Keterlambatan; Kinerja Jadwal Proyek; Surabaya; Tower Caspian Grand Sungkono Lagoon.

Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Jurnal Teknik ITS by Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) ITS is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik.
Statistik Pengunjung