“Religi” sebagai Pendekatan Desain untuk Fasilitas Wisata di Kota Gresik

Charisma Amanda
Submission Date: 2015-08-04 09:13:30
Accepted Date: 2016-01-21 09:23:01

Abstract


Abstrak—Rancangan fasilitas Wisata Religi Kota Gresik nerupakan salah satu penyelesaian dari sebuah isu di kota Gresik yang dikenal sebagai Kota Santri dan Kota Industri. Seiring berjalannya waktu dan semakin banyaknya Industri di kota Gresik menyebabkan budaya santri di kota Gresik semakin terkikis. Sehingga kota Gresik hanya dijadikan sebagai sebuah tempat penyimpanan artefak Islam semata dan lebih terkenal dengan predikat Kota Industri. Permasalahan inilah yang harus diselesaikan agar kota Gresik menjadi kota Industri yang sehat, sekaligus menjadi kota dengan budaya santri yang masih melekat dan menjadi kebangaan kota Gresik.

Untuk menjawab isu permasalahan di atas perancang mendesain sebuah fasilitas Wisata Religi Kota Gresik yang dapat mewakili keragaman budaya dan ciri khas kota Gresik. Dalam proses merancang, istilah “religi” digunakan sebagai pendekatan desain yang meliputi pendekatan hubungan manusia dengan Tuhan-Nya, hubungan masusia dengan manusia, dan hubungan manusia dengan alam Semesta.

Hasil rancangan dicapai dengan menyediakan sebuah fasilitas Wisata Religi yang dapat menyeimbangkan dan menyatukan 3 wisata religi di kota Gresik.

Keywords


Kota Gresik; Religi; Wisata

References


- (2004) Sejarah Kota gresik dalam gresikkab.go.id/profil/sejarah diakses pada tanggal 23 Oktober 2014 jam 02.00

Duerk, Donna P. 1993. Architectural Programming; Information Management for Design. New York; Van Nostrand Reinhold.

Parsudi Suparlan, Kebudayaan dalam Pembangunan, Jakarta: Majalah Dialog Departeman Agama RI, no 21, 1986. hal. 14

Fentri, D.M. Objek Daya Tarik Wisata diunggah pada hari Kamis, 30 Oktober 2014 dalam http://devolamartania.blogspot.com/2014/10/daya-tarik-wisata.html diakses pada tanggal 10 Oktober 2014 jam 19.00


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.