Kampung Surabaya sebagai Elemen Kunci Perancangan Ruang Identitas Kota

Astri Isnaini Dewi, Andy Mappa Jaya
Submission Date: 2015-08-04 13:53:34
Accepted Date: 2016-01-21 09:24:52

Abstract


Bertumbuhnya kota Surabaya menuju kota metropolitan mendorong adanya penutupan ruang-ruang, dengan fungsi dan guna yang berbeda dengan kondisi awalnya. Kota Surabaya, telah mengalami penumpukan layer ruang hingga identitasnya semakin pudar. Dalam pencarian identitas, dilakukan penelusuran perkembangan Surabaya, ditemukan sebuah elemen yang menjadi kunci perkembangannya. Kampung Surabaya, adalah sebuah fragmen kota yang secara kasat mata memberikan makna ruang yang mencerminkan identitas melalui berbagai entitas yang berbeda-beda. Dalam sebuah perbedaan entitas tersebut, pendekatan simbiosis dalam konteks urban dengan metode timeless way of building oleh Christopher Alexander digunakan untuk dapat menyatukan variabel lama-baru pada kampung, sehingga mampu menarik intisari yang utama. Untuk kemudian diolah sebagai elemen rancangan utama dalam berarsitektur, mengambil intisari program, bentukan arsitektur, hingga sekuen. Begitu banyaknya fragmen yang perlu disatukan, memerlukan sebuah penyelesaian secara makro. Sebuah ruang dengan galeri, pasar, dan restoran yang mampu memberikan gambaran sejarah dan interaksi sosial secara raya yang semestinya.


Keywords


Galeri; Identitas; Kampung; Pasar; Restoran; Ruang; Surabaya

References


Kusumawijaya, Marco, Kota Rumah Kita. Jakarta: Borneo (2006)

MADCahyo. Konferensi TEDxTuguPahlawan: CityZen “Keseimbangan Bagi Kota dan Penduduk”. Surabaya (2014)

Jencks, Charles. Theories and Manifestoes of Contemporary Architecture. Academy Edition. (2006)

Kurokawa, Kisho. The Philosophy of Symbiosis. Academy Edition. (1994)

Purwono, Nanang. Mana Soerabaiakoe. Surabaya: Pustaka Eureka. (2006)

Budihardjo, Eko. Perumahan dan Permukiman di Indonesia. PT. Alumni. (2009)


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.