Penentuan Kadar Mineral Seng (Zn) dan Fosfor (P) dalam Nugget Ikan Gabus (Channa striata) - Rumput Laut Merah (Eucheuma spinosum)

Rahayu Dwi Astuti, Djarot Sugiarso K.S.
Submission Date: 2015-08-04 16:49:13
Accepted Date: 2016-01-21 12:08:41

Abstract


Penelitian tentang pengaruh variasi komposisi daging ikan gabus dan rumput laut merah terhadap kandungan mineral Zn dan kandungan mineral P dalam nugget ikan gabus-rumput laut merah telah dilakukan. Komposisi ikan gabus sebagai bahan utama pembuatan nugget divariasikan menurun dari 95% hingga 75%, sedangkan rumput laut sebagai bahan pengganti tepung divariasikan meningkat dari 5% hingga 25%, dengan interval penurunan dan kenaikan yang sama, yaitu sebesar 5%. Untuk penentuan kadar mineral Zn, setiap sampel didestruksi menggunakan campuran asam HNO3-H2O2; kemudian dianalisa menggunakan instrumen Flame AAS. Sedangkan untuk penentuan kadar mineral P, setiap sampel didestruksi menggunakan campuran asam H2SO4-H2O2, kemudian dianalisa menggunakan instrumen spektrofotometer UV-Vis dengan pengompleks ammonium molibdo-vanadat. Pengukuran absorbansi sampel pada 213,85 nm menghasilkan kadar Zn dalam nugget sebesar 40,4829  mg/kg hingga 87,6723 mg/kg dan pengukuran absorbansi sampel pada 390 nm menghasilkan kadar mineral P sebesar 1638,350 mg/kg hingga 4464,533 mg/kg. Penambahan rumput laut dan pengurangan daging ikan gabus menyebabkan kadar mineral Zn meningkat, tetapi kadar mineral P menurun. Kadar maksimum mineral Zn dalam nugget diperoleh pada komposisi (75% : 25%), sedangkan kadar maksimum mineral P diperoleh pada komposisi (95% : 5%).

Kata KunciChanna striata; Eucheuma spinosum; fosfor; nugget ikan; seng.


Keywords


Channa striata; Eucheuma spinosum; fosfor; nugget ikan; seng

References


Apriyantono, A., Fardiaz, D., Puspitasari, N. L., Sedamawati, & Budiyanto, S. (1989). Analisis Pangan. Bogor: PAU Pangan dan Gizi, IPB Press.

Cahayani, A. (2011). Rumput Laut (Seaweed). Yogyakarta: Karya Ilmiah Peluang Bisnis.

Jayana, R., Agustino, Wahyuningsih, U., & Nugraha, A. (2011). Penetapan Kadar Fosfor Metode Fardiaz. Institut Pertanian Bogor, Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia, Bogor.

LIPI. (1993). Risalah Widyakarya Pangan dan Gizi VI.

Matanjun, P., N., S. M., & K., M. (2009). Nutrient content of tropical edible seaweeds, Eucheuma cottonii, Caulerpa lentifera and Sargassum polycystum. Journal Appl Phycol DOI 10.1007/s 10811-008-9326-4.

Mulyaningsih, T. R. (2009, Agustus). Kandungan Unsur Fe dan Zn dalam Bahan Pangan Produk Pertanian, Peternakan dan Perikanan dengan Metode k0-AANI. Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia, X(2), 71-80.

Sediaoetama, A. D. (1985). Ilmu Gizi. Jakarta: Dian Rakyat.

SNI. (2013). Patent No. 7758:2013.

SNI. (1992). Patent No. 01-3182/UDC 663.1 : 543.71.

Sufyani, F., & Sukesi. (2007). Pengaruh Ion Pengganggu Al (III) dan Fe (III) pada Penentuan Zn (II) dengan Alizarin RED S (ARS) secara Spektrofotometri. Jurnal Sains dan Teknologi.

Sumardi. (1987). Destruksi Contoh dengan Menggunakan Metode Kombinasi. Bandung: Puslitbang Kimia Terapan LIPI.

Tanoto, E. (1994). Pengolahan Fish Nugget dari Ikan Tenggiri (Scomberomorous commersoni). Bogor: Jurusan Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Winarno, F. G. (1990). Teknologi Pengolahan Rumput Laut. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.