Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan yang Terdampak Air Bahang PLTU Paiton Kabupaten Probolinggo Jawa Timur

Boing Indraswari, Aunurohim Aunurohim, Farid Kamal Muzaki
Submission Date: 2015-08-06 14:23:40
Accepted Date: 2015-12-22 23:29:06

Abstract


PLTU Paiton merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap menggunakan air sebagai pendingin kondensor kemudian dikembalikan lagi ke perairan sekitar sebagai air bahang, sehingga akan memberikan input panas bagi perairan. Meningkatnya suhu perairan akibat air bahang ini, secara langsung maupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap komponen biotik dan abiotik penyusun ekosistem laut, salah satu yang akan terpengaruh adalah fitoplankton yakni berupa struktur komunitas yang meliputi keanekaragaman, kelimpahan jenis, maupun keseragaman jenis fitoplankton disuatu perairan. Dari deskripsi tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai struktur komunitas fitoplankton di perairan yang terdampak air bahang PLTU Paiton yang dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015 dengan 6 kali pengambilan sampel di lima titik sekitar PLTU Paiton (Mercusuar, Intake, Outlet, Banyuglugur, dan Tengah). Data struktur komunitas yang diambil berupa kelimpahan, keanekaragaman, dan keseragaman fitoplankton yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji menggunakan analisis regresi linier serta analisis ordinasi. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa berdasarkan uji regresi linier dan ordinasi RDA, struktur komunitas fitoplankton di perairan sekitar PLTU Paiton tidak dipengaruhi air bahang secara signifikan. Secara deskriptif kuantitatif struktur komunitas fitoplankton ini digambarkan dengan hasil keanekaragaman yang tergolong sedang (2.3026<H’<6.9078) dengan nilai kelimpahan berkisar antara 7819 ind/m3 hingga 16255 ind/m3. Serta nilai keseragaman jenis labil (0.5< E ≤0.75) ditandai dengan adanya dominansi genus Oscillatoria sp. di setiap titik.


Keywords


Air bahang; Fitoplankton; PLTU Paiton; Struktur Komunitas

References


PT. PJB. 2013. Laporan Pemantauan Kondisi Terumbu dan Ikan Karang Perairan Sekitar PLTU Paiton (PT. PJB U-P Paiton I-2). Indonesia.

Jiang, Z.-B., Zeng, J.-N., Chen, Q.-Z., Huang, Y.-J., Liao, Y.-B. 2009. Potential Impact Of Rising Seawater Temperature On Copepods Due To Coastal Power Plants In Subtropical Areas. Journal Of Experimental Marine Biology And Ecology, 196-201.

Huboyo, H. S., & Zaman, B. 2007. Analisis Sebaran Temperatur Dan Salinitas Air Limbah PLTU - PLTGU Berdasarkan Sistem Pemetaan Spasial (Studi Kasus : PLTU - PLTGU Tambak Lorok Semarang). Jurnal Presipitasi.

Wulandari, D. 2009. Keterikatan Antara Kelimpahan Fitoplankton Dengan Parameter Fisika Kimia Di Estuari Sungai Brantas (Porong),Jawa Timur. Bogor: Departemen Menejemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Soedibjo, B. S. 2006. Struktur Komunitas Fitoplankton dan Hubungannya dengan Beberapa ParameterLingkungan di Perairan Teluk Jakarta. Jurnal Oseanologi dan Limnologi Indonesia.

Keun-Hyung, C., Young-Ok, K., Joon-Baek, L., Soon-Young, W., Man-Woo, L., Pyung-Gang, L. 2012. Thermal Impacts Of A Coal Power Plant On The Plankton In An Open Coastal Water Environment. Journal of Marine Science and Technology, 187-194.

Hutomo, M., dan Arinardi, O. H. 1992. Dampak Pembangkit Tenaga Listrik (Terutama Limbah Termal) Terhadap Ekosistem Akuatik. Jurnal Oseana.

Reynold, C. 2006. Ecology of Phytoplankton. Cambridge USA: Cambridge University press.

National Oceanic And Atmospheric Administration. 2014. National Ocean Service. [17 Februari, 2015]

Karleskint, ., Turner, R., dan Smal, J. W. 2012. Introduction to Marine Biology. USA: Yolanda Cosslo.

Adlan, M., Maznah, W., Khairun, Chuah, Shahril, Mohd Noh. 2012. Tropical Marine Phytoplankton Assemblages and Water quality Characteristic Assosiated with Thermal Discharge from a Coastal Power Station. Journal of Natural Science Research.

Hackett, J. D., Donald, M. A., Erdner, D. L., dan Debashish, B. 2004. Dinoflagellates : A Remarkable Revolutionary Experiment. American Journal of Botany, 1523 - 1534.

Asmara, A. 2005. Hubungan Struktur Komunitas Plankton dengan Kondisi Fisika Kimia Perairan PulauPramuka dan Pulau Panggang Kepulauan Seribu. Bogor: Departemen Menejemen Sumber Daya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor.

Verlencar; Somshekar Desai. 2004. Phytoplankton Identifical Manual. New Delhi: National Institute Oceanography.

Abdel, & Radwan, A. M. 2005. Some Factors Affecting The Primary Production Of Phytoplankton In Lake Burullus. Egyptian Journal Of Aquatic Research, 72 - 88.

Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya Dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta: Kanisius.

Sekadende, B. C., Mbonde, A. S., Shayo, S., dan Lyimo, T. J. 2004. Phytoplankton Species Diversity and Abundance in Satellite Lake of Lake Victoria Basin (Tanzanian Side). Tanzanian Journal Science.

Wijaya, T. S. 2009. Struktur Komunitas Fitoplankton sebagai Indikator Kualitas Perairan Danau Rawa Pening Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Jurnal Struktur Komunitas Fitoplankton, 55 - 61.

Arinardi, O. H. 1992. Kisaran Kelimpahan dan Komposisi Plankton Predominan di Perairan Kawasan Timur Indonesia. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Sudiana, Nana. 2005. Identifikasi Keragaman Jenis dan Kelimpahan Phytoplankton di Muara Sungai Wonokromo, Sungai Porong Surabaya Jawa Timur. Jurnal Alami.

Nurfadillah, Damar, A., dan Adiwilaga, E. M. 2012. Komunitas fitoplankton di perairan Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah,Provinsi Aceh. Skripsi. Aceh: Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala.

Sarinda, F., dan Dewiyanti, I. 2013. Keragaman fitoplankton di perairan estuaria Kuala Gigieng Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Banda Aceh: Jurusan Ilmu Kelautan

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup : Peraturan No. Nomor 51 Tahun 2004. Indonesia

Moore, J. W. 1991. Inorganic Contaminants of Surface Water. New York: Springerverlag.

Mur, Luuc R., Skulberg, Olav, M., Utkilen, Hans . 1999. Toxic Cyanobacteria in Water: A guide to their public health consequences,monitoring and management. WHO


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.