Analisis Kurva Survival Kaplan Meier pada Pasien HIV/AIDS dengan Antiretroviral Therapy (ART) di RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto Menggunakan Uji Log Rank

Fiscy Aprilia Rahmanika, Santi Wulan Purnami, Nurcahyati Akbar Kusumawardani
Submission Date: 2016-01-27 07:49:59
Accepted Date: 2016-04-28 10:46:38

Abstract


HIV/AIDS menjadi masalah kesehatan global hingga saat ini. Namun, laporan UNAIDS menyebutkan pada tahun 2012 mengalami penurunan sebesar 33%, salah satunya disebabkan oleh Antirteroviral Therapy (ART). Di Indonesia, provinsi yang menduduki peringkat kedua dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak adalah JawaTimur. Dari 29 Kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur yaitu Kabupaten Mojokerto menduduki peringkat 11 pada tahun 2012 dan salah satu rumah sakit yang berada di Kabupaten Mojokerto adalah RSUD Prof. Dr. Soekandar. Oleh karena itu, akan dilakukan penelitian mengenai analisis kurva survival Kaplan Meier pada pasien HIV/AIDS dengan Antiretroviral Therapy (ART) di RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto menggunakan uji Log Rank berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Analisis survival merupakan suatu analisis data dimana outcome variabel yang diperhatikan adalah waktu hingga terjadinya suatu kejadian (event). Pada analisis survival, terdapat kurva survival Kaplan Meier untuk menggambarkan karakteristik pasien berupa peluang survival dan dilanjutkan dengan uji Log Rank untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antar kurva. Hasil analisis dan pembahasan berdasarkan hasi uji Log Rank menunjukkan bahwa faktor stadium saja yang berbeda secara signifikan. Analisis kurva survival Kaplan Meier menjelaskan bahwa peluang survival pasien HIV/AIDS memiliki stadium berat lebih rendah daripada pasien yang memiliki stadium ringan sehingga faktor stadium mampu memberikan pengaruh terhadap survival pasien HIV/AIDS dengan ART.

Keywords


HIV/AIDS;RSUD Prof. Dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto;Analisis Kaplan Meier;Uji Log Rank

References


UNAIDS, 2013. HIV in Asia and the Pacific UNAIDS report 2013. Available at:

http://www.unaids.org/en/media/unaids/contentassets/documents/unaidspublication/2013/2013_HIV-Asia-Pacific_en.pdf

Kemenkes RI. (2011). Pedoman ART 2011. Pedoman Nasional Tatalaksana Klinis Infeksi HIV dan Terapi Antiretroviral Pada Orang Dewasa

Dinkes. (2014). Profil Kesehatan Kabupaten Mojokerto 2013

Kleinbaum, D. G., & Klein, M. (2012). Survival Analysis: A Self-Learning Text. London: Springer.

Collet, D. (1994). Modelling Survival Data in Medical Research. London: Chapman and Hall.

Utami, S. (2015). Prediktor Kematian Pasien HIV dengan Terapi Antiretroviral di RSU Badung Bali. Denpasar: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana.

Widyanthini, D.N (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Loss To Follow Up pada ODHA yang Menerima Terapi ARV di Klinik Amertha Yayasan Kerti Praja Bali. Denpasar: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana.

Kemenkes RI. (2014). Info Datin AIDS. Situasi dan Analisis HIV AIDS

Lee, E. T. (1980). Statistical Methods for Survival Data Analysis.

Le, C. T. (1997). Applied Survival Analysis. New York: John Willey and Sons, Inc.

Dewi, P.D.P.K. (2015). Determinan LTFU Pasien ODHA yang Menerima Terapi Antiretroviral di VCT RSUD Badung. Denpasar: Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.