Pemodelan Produksi Minyak dan Gas Bumi Pada Platform “MK” di PT “X” Menggunakan Metode ARIMA, Neural Network, dan Hibrida ARIMA-Neural Network

Windia Cinde Prameswari, Destri Susilaningrum, Suhartono Suhartono
Submission Date: 2016-07-20 10:15:52
Accepted Date: 2016-12-19 18:33:11

Abstract


Minyak dan gas bumi dapat diambil secara langsung melalui sumur-sumur yang dibuat, namun sumur-sumur tersebut tidak akan menghasilkan jumlah minyak dan gas bumi yang konstan setiap hari. Ketika kandungan minyak dan gas mulai turun maka yang harus dilakukan adalah memberikan treatment terhadap sumur tersebut, sehingga minyak dan gas yang masih terkandung di dasar bumi bisa naik dengan jumlah yang lebih banyak. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk membantu perusahaan dalam menganalisis jumlah produksi minyak dan gas bumi selama periode 14 hari selanjutnya, sehingga dapat diketahui apakah selama periode 14 hari selanjutnya diperlukan treatment terhadap sumur. Data yang digunakan adalah jumlah produksi minyak dan gas bumi pada platform “MK” pada tahun 2015. Pemodelan jumlah produksi minyak dan gas bumi dilakukan menggunakan tiga metode, yaitu ARIMA, neural network, dan Hibrida ARIMA-neural network. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis ketiga metode tersebut adalah pada jumlah produksi minyak bumi model terbaik diperoleh dari metode hibrida ARIMA-neural network, dengan hasil ramalan yang cenderung sama selama 14 hari yaitu 1961 barel. Sedangkan jumlah produksi gas bumi model terbaik diperoleh dari metode neural network, dengan ramalan produksi untuk 14 hari selanjutnya cenderung meningkat.

Keywords


ARIMA; Hibrida ARIMA-NN; Minyak dan Gas Bumi; Neural Network

References