Pemodelan dan Pemetaan Prevalensi Kusta di Kabupaten/Kota Jawa Timur dengan Pendekatan Mixed Geographically Weighted Regression

Mei Rizka Shovalina, R. Muhamad Atok
Submission Date: 2016-07-20 13:42:48
Accepted Date: 2016-12-19 18:41:37

Abstract


Kusta adalah penyakit menular yang disebabkan Mycobacterium leprae. Penyakit ini dapat menyebabkan masalah yang kompleks, bukan hanya dari segi medis seperti cacat fisik tetapi juga masalah sosial, ekonomi, budaya, keamanan dan ketahanan nasional. Oleh karena itu perlunya penanganan yang serius dan mendalam terhadap permasalahan kusta tersebut. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki nilai tertinggi pada prevalensi kusta di tahun 2013. Perkembangan kusta dideteksi merambat di daerah yang dekat dengan daerah endemik kusta. Penelitian ini bertujuan menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi penderita kusta di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur dengan memperhatikan aspek wilayah (kota) yang ada dengan menggunakan metode Geographically Weighted Regression dan Mixed Geographically Weighted Regression. Sebelum melakukan metode GWR peneliti mendeteksi terdapat tiga variabel prediktor yang signifikan masuk dalam model dengan OLS. Model GWR menghasilkan bahwa variabel persentase penduduk miskin berpengaruh di beberapa kabupaten/kota sehingga variabel tersebut merupakan variabel yang bersifat global dan sisanya merupakan variabel lokal yang akan digunakan untuk estimasi model MGWR. Dari hasil model MGWR menghasilkan bahwa persentase penduduk miskin sangat berpengaruh masuk kedalam model dan variabel lokal signifikan di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur yang berbeda-beda. Model terbaik dicari menggunakan kriteria kebaikan model yaitu AIC dan R2 yang menghasilkan model GWR merupakan metode terbaik.


Keywords


GWR, MGWR, Prevalensi Kusta

References


Widoyono. (2008). Penyakit Tropis: Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pemberantasannya. Jakarta: Erlangga.Departemen Kesehatan Republik Indonesia, “Riset Kesehatan Indonesia 2010,” Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementrian Kesehatan RI, (2010).

Simunati. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Kustadi Poliklinik Rehabilitasi Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. 3, 141-145.Dinas Kesehatan Bojonegoro, “Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Bojonegoro 2012,” Bojonegoro: Dinkes Bojonegoro, (2012).

Prihantini, M. (2015). Jatim Tertinggi, Penyakit Kusta Jadi PR Pemprov Jatim. Mojokerto: Berita Jatim.

Yasin, H. (2011). Pemilihan Variabel pada Model Geographically Weighted Regression. Media Statistika, 4(2), 63-72.

Brunsdon, C. (1999). Some Notes on Prametric Significance Test for Geographically Weighted Regression. Journal of Regional Science, 497-524.

Draper, N., & Smith, H. (1992). Analisis Regresi Terapan (2nd ed.). (B. Sumantri, Penerj.) Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Anselin, L. (1988). Spatial Econometrics: Methods and Models. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Fotheringham, A. S., Brunsdon, C., & Charlton, M. E. (2002). Geographically Weighted Regression:The Analysis of Spatially Varying Relationships. Chichester: John Wiley & Sons,Inc.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2011). Dasar-Dasar Ekonometrika Buku 1 (5th ed.). (E. Mardanugraha, SitaWardhani, & C. Mangunsong, Penerj.) Jakarta: Salemba Empat.

Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Infodatin. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.