Pendekatan Ekologis dan Tektonika Bahan Pada Perancangan Galeri Seni Ketukangan

Nurul Fauziah, Murtijas Sulistijowati
Submission Date: 2016-08-02 16:03:41
Accepted Date: 2016-12-13 14:16:26

Abstract


Arsitektur di nusantara saat ini lebih mengedepankan ‘tren’ modern dan kurang mempertimbangkan seni ketukangan dengan aspek lokal dalam berkarya sehingga identitas arsitektur nusantara semakin terkikis dan budaya/kearifan lokal bukan lagi menjadi pertimbangan utama para penggiat arsitektur dalam merancang. Perancangan objek ini berusaha untuk meningkatkan kemampuan para tukang agar terus berinovasi dalam mencipta serta mengenalkan potensi ketukangan lokal kepada masyarakat umum. Dengan mengeksplorasi potensi alam dan ketukangan menggunakan pendekatan arsitektur ekologis kedalam objek rancang Galeri Seni Ketukangan diharapkan dapat melestarikan identitas kelokalan arsitektur nusantara serta para tukang di masa depan dapat terus berinovasi dalam berkarya dan dapat  menarik antusias masyarakat terutama para penggiat arsitektur untuk kembali menerapkan aspek budaya lokal nusantara dalam mencipta karya. Objek rancang mewadahi kegiatan eksplorasi ketukangan untuk melestarikan identitas serta potensi material arsitektur di nusantara. Metoda desain yang akan digunakan adalah metoda desain William M. Pena & Steven A. Pharsall dengan pendekatan ekologis guna meminimalisir dampak objek rancang terhadap lahan dan lingkungan.


Keywords


Arsitektur Ekologis; Ketukangan; Material Lokal; Potensi Arsiektur Nusantara

References


Setiadi S., Avianti A., Achmad T., Robin H. Ketukangan : Kesadaran Material. Jakarta : IAI Jakarta (2014) 130

Hugh Dubberly : How Do You Design. San Francisco, CA : Dubberly Design Office (2004) 21–22

Beim Anne., Bech-Danielsen., Bundgaard Charlotte., Bo J. Thomas., Egholm P. Ole. Stylsvig M. Ulrik : Tectonic Thinking in Architecture. Denmark : KADK School of Design Printcenter (2012) 5

Frick Heinz, F.X. Suskiyatno Bambang.

Dasar-Dasar Eko-Arsitektur. Yogyakarta : Kanisius (1998


Full Text: PDF

CC Licencing


Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penjaminan Mutu, Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual (LPMP2KI) ITS
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.